Ini Curhat ‘Si Penjaga Bromo’ Rayakan Tahun Baru

712

IMG_20151231_212751-650x500Sukapura (wartabromo) – Menjadi pimpinan dan juga pengamat aktivitas Gunung Bromo membuat Ahmad Subhan tidak bisa pulang setiap hari, apalagi keadaaan seperti saat ini, hampir pasti ia harus selalu siap siaga. Bahkan, karena jarang pulang ke rumah, ia pernah mendapati salah satu anaknya mogok makan.

Di malam pergantian tahun ini pun, ia harus rela tak merayakannya bersama keluarga.

Sejak dua bulan terakhir, Gunung Bromo gencar diberitakan media cetak dan media elektronik. Dibalik pemberitaan itu, ada sosok yang bernama Ahmad Subhan (33), Kepala PMVBG pos pantau gunung api bromo yang berada di Dusun Cemoro Lawang Desa Ngadisari Kecamatan Sukapura Kabupaten Probolinggo.

Baca Juga :   Pakai Sirine Tanpa Pengawalan, 18 Mobil Pajero Dihentikan Polisi

Beberapa kali wartabromo.com mengunjungi kantor Ahmad Subhan, yang sudah ditempati sejak awal tahun 2010. Hawa dingin bromo seakan sudah terbiasa bagi Ahmad Subhan setelah bertugas selama kurang lebih lima tahun berjalan.
Subhan mengatakan dalam mengamati aktivitas gunung bromo tidak ada hal yang cukup istimewa, selain bisa menginformasikan kepada masyarakat. Informasi tersebut sangatlah berguna apalagi ketika aktivitas gunung bromo yang menjadi siaga.

“Tentu yang berkesan adalah kami disini sebagai pusat informasi. Dengan seperti itu tentu kami mempunyai tugas yang penting untuk terus update aktivitas bromo, kalau masih ada pengunjung yang mendekat pada kawah, itu ada satker lain yang bertugas,” kata pria kelahiran Banyuwangi ini.

Baca Juga :   Kontruksi Tol Paspro Ambruk, Seorang Pekerja Dilaporkan Tewas

Tugas yang begitu penting itu membuat keluarga kecilnya sering kali ditinggalkan demi tugas. Subhan tak membantahnya soal itu, terlebih saat ini status gunung bromo yang mencapai siaga.

“Karena memang dengan tugas seperti ini membuat saya sendiri jarang pulang. Bahkan tahun ini saya tidak bisa merayakan tahun bersama keluarga dan anak-anak” ungkap ayah dari Naufal Alfarizi dan Muhamad Affan ini.

Karena kondisi seperti itu, pria yang beralamat di Jalan Mastrip Kota Probolinggo ini sempat mendapati salah satu putranya melakukan mogok makan. “Pernah anak saya itu mogok makan mas. Karena memang kangen dengan papanya,” ucap Subhan.

Karena tidak mau mendapati anaknya malas makan, akhirnya setiap kali enam hari sekali Subhan membisakan diri untuk pulang meski hanya sebentar.

Baca Juga :   Truk Trailer "Terjun Bebas" ke Sungai di Purwodadi

“Sore pulang, pagi-pagi sekali itu sudah harus ada di pos lagi Mas. Tentu dengan seperti itu saya sendiri terus berkoordinasi dengan teman yang ada dikantor,” pungkas suami Erna Listyawati ini. Selamat Tahun Baru Pak ! . (saw/yog)