“Beruntungnya” Candi Jawi Didatangi 10 Pengunjung Tiap Hari

318

Prigen (wartabromo) – Para pelancong yang memiliki minat khusus untuk belajar sejarah, menjadikankan candi sebagai destinasi alternatif. Dari sembilan situs sejarah di Kabupaten Pasuruan, Candi Jawi ‘lebih beruntung’ karena minimal ada 10 orang yang berkunjung.  Jika musim liburan bisa mencapi 40 orang.

(Hikayat Candi Jawi)

Solikin, koordinator candi Kabupaten Pasuruan dari BP3 Trowulan tak mengelak kenyataan itu. Menurutnya, keberadaan candi-candi tersebut menjadi daya tarik bagi mereka yang meminati wisata khusus. Terutama sejarah. Karena itu, sebagian besar pengunjung yang datang adalah belatarbelakang pelajar. Sisanya, masyarakat umum.

“Rata-rata memang pelajar. Terutama untuk Candi Jawi, yang memang aksesnya juga sangat mudah,” terang Solikin. Karena itu, peningkatan pengunjung akan semakin terasa saat musim liburan sekolah tiba. Saat itu, pengunjung yang datang bisa mencapai  40 orang setiap harinya.

Kendati begitu, menurut Solikin, tidak semua candi yang ada di kabupaten ramai pengunjung. Dikatakannya, dari sembilan tempat peninggalan sejarah di Kabupaten pasuruan, kunjungan tertinggi tetap paling banyak di Candi Jawi dan Candi Belahan atau Sumber  Tetek. Alasannya, kedua candi tersebut lebih popular dibanding candi-candi lainnya.

“Sedangkan candi lainnya seperti Gunung gangsir masih sepi apalagi yang lainnya seperti Candi Raos Pecinan, prasasti Cungrang, Candi Indrokilo, kumpulan arca di kawasan Banyu Biru, dan Candi Sepilar,” jelasnya. Khusus di Candi Jawi, rerata wisatawan yang datang mencapai 10 orang setiap harinya.

Masih menurut Solikin, rata-rata pengunjung Candi Jawi adalah pelancong dari luar kota. Seperti Surabaya yang ingin berlibur ke Tretes. (rur/rur)