Belajar dari Internet, Sofiyan Bisa Buat Pistol yang Berbahaya

429

pistolPasuruan (wartabromo) – Sofiyan (34), pemilik bengkel di Pasar Loak, Gadingrejo, Kota Pasuruan diamankan polisi karena merakit senjata api (senpi). Senpi “karya” warga Jalan Irian Jaya I/39 RT 01/RW 06 Kelurahan Karanganyar, Kecamatan Gadingrejo, berfungsi dengan baik dan berbahaya jika dipegang orang dengan niata jahat atau diperjual-belikan.

Darimana Sofiyan yang sehari-hari melakukan aktivitas bubut di bengkel ini bisa punya keahlian merakit senpi?

Ternyata, Sofiyan belajar secara otodidaks. Ia mendapatkan referensi dari internet. “(Belajar) dari buka-buka google,” kata Sofiyan di mapolres, Selasa (14/6/2016) siang.

Sofiyan sendiri mengaku baru membaut dua pucuk senpi. Satu sudah jadi dan satunya setengah jadi. Senpi buatan Sofiyan bahkan sudah berfungsi layaknya buatan pabrik.

“Sudah saya coba, 10 kali bisa. Saya arahkan ke atas,” jelasnya.

Meski demikian, Sofiyan mengaku tidak memiliki niat jahat dengan membuat senpi. Ia akui senpi tersebut untuk disimpan sendiri.

Meski demikian polisi bergeming. Fakta bahwa warga sekitar khawatir dengan senpi milik Sofiyan, ditemukannya 11 peluru tajam aktif dan adanya seorang pemesan, sudah cukup menjeratnya jadi tersangka.
Polisi juga tak berhenti pada Sofiyan. Kasus ini terus dikembangkan.

“Pelurunya asli. Tapi belum diketahui darimana,” kata Kapolres Pasuruan Kota AKBP Yong Ferrydjon. “Masih kami dalami kasusnya.

Atas kepemilikan senpi rakitan ini Sofiyan dijerat pasal 2 ayat 1 UU Nomor 12 Tahun 1951.

Sofiyan dibekuk di kos-kosannya di Kelurahan, Mandaran, Kecamatan Panggungrejo, Selasa (14/6/2016) dini hari.

Dari Sofiyan petugas mengamankan sepucuk senjata api (senpi) jenis revolver, satu senpi setengah jadi, 11 peluru tajam yang masih aktif, 8 selongsong peluru dan perkakas pembuatnya seperti martil, las listrik, mata bor dan lain – lain. (fyd/fyd)