Wali Kota Probolinggo Turun ke Pasar Kontrol Harga Daging Sapi

898

RukminiMayangan (wartabromo) – Harga daging sapi di Kota Probolinggo masih mahal, inspeksi mendadak daging sapi di sejumlah pasar tradisional pun digelar pemerintah Kota Probolinggo, Senin (27/06/2016) pagi. Sidak dipimpin langsung Wali Kota Rukmini.

Sidak digelar untuk menjaga kualitas serta menekan harga daging jelang lebaran. Peringatan keras dilayangkan petugas bagi pedagang nakal yang sengaja menjual daging tidak layak konsumsi.

Dengan alat uji kebusukan dan kadar keasaman, satu persatu daging dagangan pedagang diperiksa. Petugas juga memeriksa daging yang sengaja disimpan dalam lemari pendingin.

Hasilnya, petugas menemukan beberapa kilo gram daging beku dengan kadar keasaman kurang dari enam koma lima derajat. Selain berwarna pucat, daging sudah mulai mengeluarkan aroma tidak sedap.

Sementara harga jual daging sapi 9 hari menjelang lebaran cenderung stabil dengan kisaran harga Rp. 100.000 hingga Rp. 110.000 kilogram. Hanya saja pedagang mulai kesulitan mendapatkan penghasilan karena tingginya harga kulak di tingkat jagal.

“Harga dari jagal juga sudah tinggi. Sehingga kami juga menjual diatasnya agar mendapat penghasilan, meski sangat tipis,” ujar salah satu pedagang daging sapi Darsum.

Sidak yang dilakukan di pasar Baru dan pasar Wonoasih ini bertujuan untuk mengontrol harga dan kualitas daging.

“Kami memberi sosialiasi dan peringatan kepada pedagang agar tidak menjual daging tidak layak konsumsi. Kalau ada yang nakal pasti akan kami sanksi,” kata Walikota Probolinggo Rukmini Buchori.

Sementara untuk mengantisipasi kurangnya stok daging saat lebaran Pemerintah Kota Probolinggo telah menjajaki opsi membeli daging dari daerah lain. (saw/fyd)