Dampak Banjir Pasuruan, Jadwal 12 Perjalanan Kereta Api Dibatalkan

300

Mayangan (wartabromo) – Pasca terjadinya banjir yang terjadi di Pasuruan Kamis kemarin, 12 perjalanan kereta api di Stasiun Kota Probolinggo DAOPS 9 Jember dibatalkan. Kini para penumpang melakukan pengembalian tiket pembatalan naik kereta dan beralih menggunakan kendaraan bus untuk transportasi mudik pulang kampung.

Di stasiun ini, dalam 24 jam terdapat 12 jadwal keberangkatan dan kedatangan dengan 6 kereta api. Yakni kereta api Probowangi jurusan Surabaya-Banyuwangi, Tawangaalun jurusan Banyuwangi-Malang, Logawa jurusan Jember-Purwokerto,  Sritanjung jurusan Banyuwangi-Jogjakarta. Kemudian  kereta api Mutiara Timur jurusan Banyuwangi-Surabaya dan Pandanwangi jurusan Probolinggo-Banyuwangi.

Manajer Humas PT KAI DAOPS 9 Jember Krisbiantoro mengatakan pihaknya terpaksa membatalkan perjalanannya di stasiun kereta api Probolinggo, karena proses perbaikan rel yang terendam banjir Pasuruan masih berjalan.

“Pembatalan dilakukan karena sampai hari ini perbaikan jalur perlintasan kereta api yang rusak akibat terkikisnya tubuh bantalan kricak masih belum selesai. Diperkirakan pengerjaan perbaikan akan selesai pada 2 hari kedepan,” ujarnya, Jumat (01/07/2016).

Salah seorang penumpang Iswati mengatakan perjalanan mudik pulang kampung ke Purworejo Jawa Tengah, akhirnya ia batalkan lantaran tidak mendapatkan kereta api. Kini ia kebingungan, sebab lantaran jika menggunakan angkutan mudik lain seperti bus, barang bawaannya cukup banyak.

“Tiap tahun saya mudik dengan kereta api dan pasti bawa oleh-oleh untuk keluarga. Kalau dengan kereta gak perlu naik turun dan kerepotan dengan bawaan,” katanya.

Hingga saat ini pengembalian tiket kereta api untuk sejumlah perjalanan kereta api yang dibatalkan terus dilakukan oleh pihak stasiun DAOPS 9 Jember. Para penumpang mendapat penggantian berupa uang tunai.

Sejumlah penumpang pun, kini beralih menggunakan transportasi umum kendaraan bus untuk perjalanan mudik pulang kampung. (saw/fyd)