Musim Kemarau, Petani Rembang Manfaatkan Embung Kalisat

1490

Rembang (wartabromo) – Sejumlah petani Kecamatan Rembang sudah memanfaatkan air yang tertampung di Embung Kalisat, yang berada di Desa kalisat, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan. Petani memanfaatkan air embung untuk menyirami tanaman mereka karena banyak saluran irigasi yang sudah kering.

Meski belum diresmikan, Embung Kalisat sudah bisa menampung air sehingga membantu para petani sekitar. Banyak petani yang datang mengambil air dari embung untuk menyirami tanaman kacang maupun jagung.

“Sebenarnya saya mempunyai sumur. Tapi untuk kebutuhan menyirami tanaman kacang ini membutuhkan air banyak, sehingga sisa-sisa air embung Kalisat sangat bermanfaat bagi saya,” kata Salim (60), petani di Desa Kalisat, Kecamatan Rembang, Sabtu (17/9/2016).

Baca Juga :   Pemkab Pasuruan Enggan jika Pengangkatan Guru Honorer Dilakukan Terpusat

Salim mengambil air dengan cara dipompa. Dari selang pompo tersebut kemudian disiramkan ke satu hektar tanaman kacang miliknya.

Selain lahan tanaman kacang, petani jagung di sekitar embung yang pembangunannya sudah rampung beberapa minggu lalu itu juga memanfaatkan air yang ada.

“Jika tak ada embung mungkin saya sudah gagal panen dan merugi,” kata Suwito, petani jagung.

Embung Kalisat memiliki luas 3 hektar. Pengerjaan proyek dilakukan oleh Balai Besar Wilayah Sungai Brantas, Dirjen Sumber Daya Air serta Kementrian Pekerjaan Umum-Perumahan Rakyat. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan hanya menyediahkan tanahnya. Selain pencegah banjir, juga bermanfaat untuk kebutuhan air saat musim kemarau.

Selama kurun waktu 2014-2016, sedikitnya ada empat embung yang dibangun di empat kecamatan, yakni di Desa Sanganom Kecamatan Nguling, Desa Kalisat Kecamatan Rembang, Desa Sibon Kecamatan Pasrepan dan Desa Welulang Kecamatan Lumbang. Sebagian sudah hampir selesai dan tahun depan bisa berfungsi secara keseluruhan. (fyd/fyd)