Ratusan Peserta Ambil Bagian dalam Lomba Seni Perkutut Bupati Cup

0
258
Foto: Emil/wartabromo.com

Bangil (wartabromo) – Sebanyak 476 pecinta burung perkutut ambil bagian dalam Kejuaraan Senin Burung Perkutut Piala Bupati Cup 2016. Kejuaraan yang digelar di Komplek Perkantoran Raci, Bangil, ini diikuti peserta dari Jawa Timur, Kalimantan, Bali, Jakarta dan kota-kota besar lainnya. Kejuaraan ini yang keempat kalinya digelar.

Kejuraan ini terbagi dalam empat kategori, diantaranya Dewasa Senior sebanyak 2 blok, Dewasa Junior 3 blok, Piyek Junior 3 blok, serta Hanging sebanyak 4 blok.

“Seluruh peserta memperebutkan 20 juara yang akan mendapat piala, serta khusus juara 1-5, mendapat uang pembinaan dari Bupati Pasuruan,” kata Hari Apriyanto, Ketua Panitia Pelaksana.

Dalam pelaksanaannya, ratusan sangkar burung perkutut dipasang memanjang, dengan dinilai oleh 24 orang juri, yang terdiri dari 2 perumus, 8 penancap, dan 14 juri utama yang akan melihat kemampuan burung perkutut dalam mengeluarkan suara depan, suara tengah, suara ujung, serta keindahan dalam hal berirama maupun kualitas suara burung itu sendiri.

Bupati Pasuruan, HM Irsyad Yusuf, saat hadir dalam arena kejuaraan mengatakan, burung perkutut mempunyai lambang tersendiri bagi si pemiliknya, terlebih prestise burung perkutut terjadi sejak jaman kerajaan silam.

“Kalau seseorang sudah memelihara perkutut, maka apapun aktifitas si pemilik, akan langsung ditinggalkan hanya untuk merawat burung perkutut. Tapi seiring dengan perkembangan jaman, perkutut sudah tersaingi dengan burung yang lain seperti kenari, love bird, cucak rowo dan burung yang lainnya,” ucap Irsyad.

Oleh karena itu, lomba suara burung perkutut kembali digelar, salah satunya untuk mengulang kejayaan burung yang terkenal dengan keindahan motif bulu dan sangkar yang khas daripada yang lain itu.

“Semoga kita terus melanjutkan tradisi nenek moyang kita, salah satunya dengan merawat burung perkutut. Mari kita jaga satwa dan fauna yang ada di negeri kita, agar mereka juga memiliki habitat yang nyaman, dan tentu saja terjaga kelestariannya,” tegasnya. (mil/fyd)