Ini Dugaan Penyebab Mobil Mahasiswi UGM Jogjakarta Jatuh ke Jurang

822
Salah satu korban selamat masih menjalani perawatan.

Bangil (wartabromo)-Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara serta keterangan saksi-saksi dilapangan yang dilakukan petugas, penyebab kecelakaan tunggal yang dialami mobil Toyota Avansa bernopol N-1089-GX, diduga kuat karena pengemudi tidak menguasai medan.

Hal ini dasampaikan Kanitlaka Polres Pasuruan, Ipda Marti saat ditemui di UGD RSUD Bangil, Sabtu, (5/11/2016).

Menurut Marti, para korban yang tercatat sebagai mahasiswa Pasca sarjana Fakultas Psikologi UGM Yogyakarta ini berwisata ke Gunung Bromo menggunakan 2 kendaraan.

Kendaraan pertama yang ada didepanya berhasil melintasi lokasi dengan kawalan serta aba-aba dari warga setempat yang sehari-sehari menjadi pengatur jalan dilokasi. Sementara untuk rombongan ke-2 yang mengangkut 8 penumpang termasuk sopir gagal melintas dijalan yang berkelok dan menanjak sehingga kendaraan berjalan mundur dan masuk kejurang.

“Rombongan menggunakan 2 kendaraan, satu kendaraan berhasil menanjak, yang satunya gagal” tutur Ipda Marti.

Meski demikian, pihaknya masih akan meminta keterangan saksi-saksi lain yakni penumpang. Mengingat para penumpang masih menjalani perawatan di rumah sakit, hal itu akan dilakukan setelah para korban pulih.

“Sekarang mereka kan masih dirawat, jadi kita tunggu sembuh dulu” lanjut Marti.

Seperti diberitakan sebelumnya, kecelakaan tunggal masuk kejurang dialami mobil Toyota Avansa N-1089-GX, dijalur wisata gunung Bromo Desa Sugro kecamatan Tutur, Sabtu (5/11/2016). Seluruh penumpang yang berjumlah 8 orang mengalami luka-luka, 2 korban diantaranya meninggal dunia di RSUD Bangil. (git/yog)