Minim Ungkap Kasus, Kapolresta Probolinggo Ngamuk

1221

Kademangan (wartabromo.com) – Tingkat kriminalitas di wilayah hukum Polres Probolinggo Kota semakin mengkhawatirkan. Masyarakat pun resah dengan kondisi tersebut, karena pelakunya tak tertangkap. Kondisi ini membuat Kapolres Probolinggo Kota AKBP. Hando Wibowo marah besar terhadap jajarannya.

Kemarahan ini diumbar Kapolresta dihadapan para Kasat, seperti Kasatreskrim, Kasat Intelkam, dan 5 Kapolsek beserta anggotanya, Jumat (31/3/2017) siang, di halaman Polsek Kademangan. Bukan tanpa sebab, jika orang nomor satu di Polres Probolinggo Kota ini mengamuk. Pasalnya, ia menilai anggota yang dipimpin tidak menunjukkan kinerja yang baik.

Menurutnya, saat ini masyarakat resah dengan maraknya begal, pencurian, pembuangan 3 bayi. Namun, tak ada satupun yang terungkap oleh bawahannya itu. “Pencurian terekam cctv, tidak terungkap sampai sekarang. Wonoasaih, anak sekolah tidak mau sekolah sampai sekarang taruma karena dikalungi celurit. Masyarakat sudah menunggu kita semuanya apa tugas kita semuanya” kata AKBP. Hando dihadapan anak buahnya.

Baca Juga :   Pemkot Pasuruan dan DJP Berlakukan Konfirmasi Status Wajib Pajak untuk Layanan Perijinan

IMG-20170331-WA0138

Kepada para anggota opsnal, Kapolresta memberikan waktu dua pekan, untuk mengungkap kasus-kasus yang belum terungkap. Terutama kasus pembegalan, pencurian kendaraan bermotor, pembuangan bayi dan pembunuhan. “Saya beri waktu dua pekan, kalau tidak ada perkembangan akan saya evaluasi,” tegasnya.

Ia kemudian menunjuk kasus pencurian yang berhasil diungkap Polsek Kademangan, dengan tersangka Santoso (34), warga Sumberdawe Sari, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan. Ia ditangkap anggota opsnal Polsek Kademangan, pada Kamis (30/3/2017) malam, saat hendak beraksi di wilayah hukum Polresta Probolinggo. Dalam penangkapan itu, satu rekan Santoro berhasil melarikan diri, dan buron.

Dengan menunjukkan satu tersangka pencurian kendaraan bermotor itu, kapolresta berharap para anggota mampu melakukan pengembangan dan meningkatkan kinerja. “Masyarakat ketakutan, sudah resah dengan semua kejadian-kejadian itu. Dimana kalian selama ini. Ini dua orang, ditangkap satu pelaku, kenapa gak dikembangkan?,” kata Kapolresta.

Baca Juga :   Musim Hujan, Produksi Bata Merah Terganggu

Usai ngamuk kepada anggotanya, Kapolresta langsung meninggalkan lokasi dan urung melakukan pres rilis.  (lai/saw)