Putri Punk Jalanan Tewas Terlindas Sepur

2066

Grati (wartabromo.com) – Seorang remaja putri tewas terlindas kereta api saat melaju di Dusun Mangkrengan, Desa Sumberagung, Grati, Pasuruan, Minggu (3/9/2017). Korban termasuk kelompok punk jalanan itu diduga mabuk, rebahan di tengah-tengah rel hingga terlindas.

Polisi khusus kereta api (polsuska) daops 9, Iptu Suromin menuturkan, sebelumnya terdapat lima remaja, terdiri tiga perempuan dan dua laki-laki, seperti tengah bercengkrama di sekitar rel.

Seorang perempuan dijumpai tengah rebahan di atas rel. Posisi kedua kaki berselonjor di dalam lintasan, sedang tubuhnya berada di luar sisi selatan rel.

Namun empat remaja lainnya dalam kondisi duduk dan sebagian berdiri, berada di pinggir luar lintasan kereta api di Km 74+4/5 tersebut.

“Sekitar pukul 13.45 WIB dari arah timur, kereta api Mutiara Timur meluncur cukup kencang,” ujar Suromin.

Kontan saja putri punk jalanan itu terlindas Kereta api ekonomi jurusan Banyuwangi-Surabaya tersebut. Remaja yang masih belum diketahui identitasnya tersebut langsung tewas di lokasi. Tubuh bagian bawah terpisah hingga menyisakan bagian tubuh bagian atas yang masih utuh.

Sementara, Suromin melanjutkan, keempat remaja lain justru melarikan diri meninggalkan kawannya itu sendirian.

“Warga sempat mencegah mereka lari, tapi tetap saja mereka kabur,” tambah Suromin.

Kuat dugaan sang putri punk tersebut tengah mabuk dan saat itu dalam kondisi tidak sadarĀ  rebahan hingga terlindas kereta api.

Kasus ini masih dalam penyelidikan. Bersama Kepolisian Resta Pasuruan, Iptu Suromin masih mengumpulkan sejumlah keterangan, terutama identitas korban.

“Kami juga masih mencari kawan-kawan korban,” pungkasnya.

Hingga warta ini disusun, jasad korban masih disemayamkan di ruang jenazah RS Sudarsono Kota Pasuruan. (ono/ono)