Berjalan di Tengah Rel, Pemuda Probolinggo Tewas Tertabrak KA

2030

Probolinggo (wartabromo.com) – Nasib naas menimpa Tolip (24), warga Desa Kerpangan, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo. Nyawa pemuda ini melayang tertabrak kereta, ketika berjalan di tengah rel Desa Jorongan, Kecamatan Leces, Minggu (28/1/2018).

Informasinya, peristiwa naas itu terjadi sekira pukul 09.45 WIB di rel kereta api di bawah jembatan Tol Paspro. Saat itu, KA Tawang Alun jurusan Banyuwangi-Malang tengah melaju dari arah selatan menuju utara. Setibanya di lokasi, kereta yang tengah melaju kencang itu, langsung menyambar tubuh Tolip.

“Peristiwa lengkapnya saya tidak tahu. Saat itu, saya hanya melihat tubuh korban sudah terpelanting ke sisi rel seusai ditabrak kereta,” tutur Ahmad, warga yang sedang bekerja di sawah dekat lokasi kejadian.

Baca Juga :   Kasus Korupsi RSUD Purut Capai Tahap Finalisasi

Akibat tertabrak kereta api, korban yang mengalami luka-luka tewas seketika. Untuk keperluan penyelidikan, tubuhnya kemudian dibawa ke kamar mayat RSUD dr. Mohamad Saleh, Kota Probolinggo.

Menurut Kapolsek Leces, AKP. Sugeng Wikhanto, anggotanya langsung mendatangi lokasi kecelakaan ketika mendapatkan laporan. Dari hasil keterangan sejumlah saksi, diduga saat kereta melintas itu, korban tidak memperhatikan dan mengabaikan klakson yang dibunyikan oleh masinis.

Selain itu, polisi juga meminta keterangan dari pihak keluarga korban. Dari keterangan keluarga, diketahui bahwa Tolip mengalami gangguan kejiwaan. “Korban mengalami stres. Dugaan kami, dengan kondisi kejiwaan yang tidak stabil, korban tidak memperhatikan kondisi sekitarnya,” kata mantan Kapolsek Pajarakan ini. (fng/saw)