Urai Persoalan Jalan Rusak, Gus Irsyad Undang Pelaksana Proyek Umbulan

709

Pasuruan (wartabromo.com) – Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf, coba mengurai persoalan kerusakan jalan dengan mengundang pelaksana proyek SPAM Umbulan serta DLH Propinsi Jatim, di Pendopo Kabupaten Pasuruan, Senin (29/1/2018). Upaya dilakukan setelah diketahui sepanjang 30 kilometer, jalan wilayah Kabupaten Pasuruan rusak.

Usai pertemuan, Irsyad Yusuf mengungkapkan, ihtiar ini dilakukan untuk memastikan proyek SPAM (Sistem Penyediaan Air Minum) Umbulan berlanjut sesuai jadwal.

Bupati yang akrab dipanggil Gus Irsyad itu, kemudian menegaskan, upaya mengundang pelaksana Pihak PT Meta Adhy Tirta Umbulan, DLH Jatim bahkan Kementerian PUPR tersebut, agar kepentingan masyarakat Pasuruan dapat terjamin dan tidak terganggu.

Beberapa waktu terakhir, Pemerintah Kabupaten Pasuruan telah menginventarisir dan mencatat, total sepanjang 30 kilometer jalan di wilayah Pasuruan rusak. Dari informasi, kerusakan jalan akibat aktifitas kegiatan proyek Umbulan, setidaknya tersebar di lima kecamatan, diantaranya Winongan, Gondangwetan hingga Rejoso.

“Tadi rapat saya pimpin langsung, sebagai respon dan memastikan proyek Umbulan berjalan lancar dan kepentingan masyarakat Pasuruan tidak terganggu,” ujar Gus Irsyad.

Hal utama lain dari upayanya kali ini adalah penyampaian protes keras, terhadap Pemprop Jatim melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jatim. Protes tersebut disampaikan langsung dalam pertemuan bersama siang tadi terkait polemik dokumen Analisa Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) proyek Umbulan.

Diketahui, Pemprop Jatim terlihat enggan memberikan salinan dokumen Amdal, meskipun kemudian memberikannya ke Pemkab Pasuruan setelah terdapat desakan hingga surat klarifikasi dari DLH Kabupaten Pasuruan.

Proyek SPAM Umbulan diperkirakan akan menelan biaya sekitar Rp 4,51 trilyun. Proyek strategis nasional tertuang dalam keputusan Presiden dalam Perpres RI nomor 3 tahun 2016.

Pemerintah disebut mengeluarkan dana untuk invesatsi sebesar Rp 2,05 trilyun sedangkan sisanya dipenuhi oleh pihak swasta dari Grup Medco yakni PT Meta Adhy Tirta Umbulan.

Realisasi diwujudkan dalam bentuk Kerjasama Pemerintah dan Swasta (KPS) dengan skema jaminan pembayaran berbentuk Viability Gap Fund (VGF). SPAM Umbulan akan memasok air bersih perpipaan di Kota Pasuruan, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Sidoarjo, Kota Surabaya dan Kabupaten Gresik.

Pengerjaan fisiknya sudah dilakukan dan diresmikan langsung oleh Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla, setelah sebelumnya telah ada penandatanganan MoU proses kerjasama pemerintah dan badan usaha (KPBU) pada 11 April 2017 lalu di Surabaya.

Dalam kesepakatan tersebut waktu konstruksi pipa bakal dituntaskan dalam kurun dua tahun, sudah harus menyambung ke lima daerah wilayah Propinsi Jawa Timur itu. (ono/ono)