Pastikan Kesiapan Jalur Mudik, Dirlantas Polda Jatim Survey Tol Pandaan-Malang

803

Pasuruan (wartabromo.com) – Direktorat Lalulintas (Ditlantas) Polda Jawa Timur pastikan jalur mudik lebaran siap dilalui. Sejumlah potensi kemacetan, seperti di exit tol Pandaan-Malang, pun menjadi perhatian.

Kesiapan jalur itu ketika Dirlantas Polda Jawa Timur, Dinas Perhubungan Jawa Timur, Kementrian PUPR, PT Transmarga Jawa Timur, melihat kesiapan Tol Pandaan-Malang, Rabu (23/5/2018).

Dirlantas Polda Jatim, Kombes Pol Heri Wahono, mengungkapkan pihaknya sengaja melakukan survey di beberapa titik, mulai jalur selatan, tapal kuda, tengah, dan pantura. Survey, sebagai salah satu upaya penting hingga arus mudik dan balik lebaran tahun ini, dapat dipastikan tanpa terdapat kendala serius.

Mengecek kesiapan beberapa jalan tol yang ada di Jawa Timur, diantaranya Jalan Tol Pandaan – Malang, yang akan dibuka secara fungsional untuk jalur arus mudik dan balik lebaran tahun ini.

Secara umum, dari pantauan langsung dengan berkoordinasi dengan Dishub dan pihak tol,
jalur tol di Jawa Timur telah siap, terutama Pandaan-Malang, yang dinilainya tidak mengalami kendala.

“Hampir tidak ada kendala. Bahkan, ada sejumlah seksi yang ada di Tol Pandaan-Malang ini bisa dilalui saat arus mudik dan balik nanti,” kata Heri.

Secara khusus dikatakan, jalur Pasuruan-Malang dari analisa dan evaluasi tiap-tiap tahun, relatif ramai dan cenderung padat saat arus mudik dan balik lebaran. Volume kendaraan dari arah Malang atau Surabaya di H-7 hingga H+7 cenderung mengalami peningkatan. Akibatnya, sering terjadi kemacetan di jalur nasional menuju ke Malang atau Surabaya.

“Kalau memang ada jalan tol yang bisa difungsionalkan atau bisa dilewati untuk arus mudik dan balik lebaran, akan mengurangi volume kendaraan, khususnya roda empat. Potensi kemacetan juga akan sangat berkurang,” imbuhnya kemudian.

Saat menilai adanya potensi kemacetan di exit tol Pandaan – Malang, Dirlantas akan segera menggelar rapat koordinasi dengan Dishub, Kementerian PUPR, Transmarga Jawa Timur selaku pemegang proyek Tol Pandaan – Malang ini. Hal utama kordinasi juga akan dilakukan langsung dengan Polres Malang dan Polres Pasuruan.

“Nanti akan kami buatkan rekayasa lalu lintas yang sedemikian rupa, agar tidak terjadi tumpukan kendaraan di exit tolnya. Jangan sampai kejadian Brebes exit terjadi di sini,” tandasnya. (man/ono)