Survey SAM, Gus Ipul – Puti Kalah di Malang dan Unggul di Pasuruan

1090

 

Surabaya (wartabromo.com) – Lembaga Survey Semesta Alam Media Research mencatat pasangan Saifullah Yusuf alias Gus Ipul – Puti Guntur Soekarno unggul dibanding Khofifah – Emil Dardak di wilayah Kota dan Kabupaten Pasuruan serta Kota dan Kabupaten Probolinggo. Sementara sebaliknya, Ia justru kalah dibandingkan rivalnya di Kota Batu serta Kabupaten Malang.

Survey yang dilakukan oleh SAM Research mencatat di wilayah Kota dan Kabupaten Pasuruan serta Kota dan Kabupaten Probolinggo Gus Ipul – Putih mendapatkan 48,80% sementara Khofifah – Emil Dardak 41,00%.

Wilayah yang disebut sebagai Zona 2 itu terdiri atas Kraton, Nguling, Purwodadi, Tutur (Kabupaten Pasuruan) ; Bugul Kidul (Kota Pasuruan) ; Tongas, Dringu, Leces (Kabupaten Probolinggo) ; Kademangan ( Kota Probolinggo).

Hasil berbeda didapatkan Gus Ipul – Puti di wilayah Kota Batu, Kota dan Kabupaten Malang yang hanya meraih 43,5 % atau kalah dari Khofifah – Emil Dardak yang meraih 44,4 % dengan sampel kecamatan Pagak, Wajak, Dampit, Gondanglegi, Ngajum, Singosari, Kepanjen, Pakisaji (Kabupaten Malang) ; Lowokwaru, Kedungkandang (Kota Malang) ; Bumiaji (Kota Batu).

Keunggulan itu juga didapatkan Khofifah – Emil di zona Tuban, Bojonegoro, Lamongan, Gresik dengan 46,6 persen, sedangan Gus Ipul-puti 44,2 persen.

Sementara di wilayah lain, kemenangan Gus Ipul – Puti hampir merata seperti di zona Jember dan Lumajang, Gus Ipul-Puti unggul 43,1 persen dan Khofifah-Emil 40,8 persen di Kota/Kabupaten Blitar, Kota/Kabupaten Kediri dan Tulungagung yaitu Gus Ipul-Puti 43,4 persen dan Khofifah-Emil 39,6 persen. Sementara di zona Trenggalek, Pacitan, Ponorogo, Ngawi masing-masing perolehannya Gus Ipul-Puti 47,3 persen dan Khofifah-Emil 44,2 persen.

“Kami menggunakan metode riset dengan sampel 5.760 responden di 29 kabupaten dan 9 kota pada 25 Mei-7 Juni 2018, “ujar Direktur Semesta Alam Media (SAM) and Research L. Riansyah.

Dijelaskan, pihaknya menerapkan metode samplingnya multistage random sampling dan metode pengambilan data melalui wawancara tatap muka, serta tingkat kesalahan 1,32 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen. (yog/yog)