Partisipasi Tak Penuhi Target, Adjib Menang Lawan Bumbung Kosong

378

Pasuruan (wartabromo.com) – Pasangan calon Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf – Mujib Imron (Adjib) menang telak atas kolom kosong dalam Pilbup Pasuruan 2018. Namun, kolom kosong memberikan perlawanan cukup signifikan hadapi pasangan calon tunggal itu.

Perlawanan terutama berada di kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan. Di wilayah timur Pasuruan itu cukup banyak masyarakat memilih kolom kosong. Kelompok yang lumrah disebut bumbung kosong di seputaran Grati tersebut, sebanyak 14.369 suara didapatkan. Sedangkan masyarakat yang memilih pasangan Adjib mencapai 21.350 suara.

Sementara di kecamatan Winongan Pasangan Adjib unggul, dengan memperoleh 12.799 suara sedangkan kolom kosong hanya 7.466 suara.

Dalam rapat pleno terbuka rekapitulasi suara Pilbup Pasuruan 2018, secara keseluruhan pasangan Adjib memperoleh suara sebanyak 536.721 sedangkan kolom kosong memperoleh 155.393 surat suara.

Selisih kemenangan pasangan Adjib dengan kolom kosong bisa dibilang cukup jauh yakni 381.328 suara.

Dengan demikian pasangan tunggal calon Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf – Mujib Imron dipastikan keluar sebagai pemenang dalam ajang pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Pasuruan tahun 2018.

Namun, partisipasi masyarakat Kabupaten Pasuruan untuk menentukan kepala daerah pada Pilkada serentak tahun ini bisa dikatakan rendah bila dibandingkan dengan pemilihan Bupati sebelumnya yakni, pada tahun 2013.

Penurunan tersebut terlihat dari banyaknya warga yang enggan menggunakan hak suaranya. Tercatat, pada Pilbup tahun 2013 partisipasi masyarakat mencapai 73% sedangkan pada Pilkada serentak 2018 turun menjadi 67%.

“Banyak faktor kalau di pilbup mungkin karena satu pasangan calon, jadi sosialisasi kurang masif, padahal pilbup tahun lalu 73% karena calonnya enam mereka bantu sosialisasi,” ujar Ketua KPU Kabupaten Pasuruan, Zainul Faizin, Rabu (4/7/2018).

Perlu diketahui dari 1.151.502 masyarakat Kabupaten Pasuruan yang masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilkada serentak 2018, hanya 769.715 masyarakat yang menggunakan hak pilihnya. (wil/ono)