Daging Ayam Hilang di Probolinggo

1316

Probolinggo (wartabromo.com) – Harga daging ayam di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Probolinggo melonjak tinggi. Harganya yang mencapai Rp. 45 ribu membuatnya mulai menghilang dari pasaran.

Seperti terjadi di Pasar Tradisional Semampir Kraksaan, Senin (23/72018) pagi. Belasan lapak yang biasa menjual daging ayam potong hanya mempunyai stok sedikit. Selain stok yang langka, hal itu juga dipengaruhi oleh harga yang mulai naik. Saat ini, pedagang menjual daging ayam potong seharga Rp 45 ribu.
Padahal 3 hari sebelumnya hanya di kisaran Rp 27-30 ribu. Selama tiga hari ini, kenaikan harganya bervariasi, dari di bawah Rp 30 ribu, Rp 35 ribu, hingga Rp 40 dan sekarang Rp 45 ribu per kilogramnya. Kenaikan itu berdampak pada lesunya penjualan.

Baca Juga :   Panitia Haul Kyai Hamid Siapkan Lebih dari 10 Ton Bahan Makanan

“Sudah tiga hari lalu mulai naik, biasanya tiga puluhan saja. Pasokan ayamnya sulit didapat karena dikurangi oleh agen. Ya sepi karena pembeli banyak enggan membeli karena harga tinggi, utamanya ibu rumah tangga. Enggak tahu kenapa,” kata Supiyati, salah satu pedagang daging ayam potong.

Mahalnya harga daging ayam potong dikeluhkan oleh pembeli. Mereka rata-rata terpaksa harus membeli daging ayam, meskipun harganya sangat mahal. Karena untuk pemenuhan gizi keluarga yang biasa dikonsumsi tiap harinya.

“Sangat disayangkan harga naik signifikan. Saya berharap harga tinggi ini tak sampai lama. Semoga pemerintah cepat melakukan tindakan untuk mengatasi mahalnya harga daign ayam ini,” harap Widiya, salah satu konsumen. (cho/saw)