Kunjungan Wisata Bromo Tetap Dibuka Meski Ada Peristiwa Kebakaran

1204
Kebakaran Bromo meluas hingga mencapai 70 hektar. Kondisi cuaca, Medan terjal hingga sulitnya air, jadi penyebab kebakaran susah dikendalikan hingga meluas.

Probolinggo (wartabromo.com) – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan wisata Gunung Bromo masih berlangsung. Meski masih terdapat titik api, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) tak menutup kunjungan wisatawan ke kawasan tersebut.

“Kunjungan masih dibuka. Kami tidak melakukan penutupan jalur wisata. Memang sebelumnya pada Sabtu hingga Minggu pagi, kami sempat menutup pintu tiket dari Jemplang Malang. Sebab saat itu, kobaran api di blok pentungan masih berkobar. Selain itu, kabut dan asap mengganggu jarak pandang,” kata Sarmin, Kasi Pengelolaan Wisata TNBTS.

Sarmin menuturkan meski terjadi kebakaran, pengunjung masih bisa menikmati sejumlah destinasi wisata di kawasan Bromo. Semisal, lautan pasir, kawah Bromo, Watu Kuto, Penanjakan, dan Cemoro Lawang.

“Memang untuk kawasan ke Teletubies dan Savana, kami batasi. Sebab, kebakaran ini belum sepenuhnya teratasi. Untuk destinasi lainnya aman dikunjungi oleh wisatawan,” ujar pria asal Malang ini.

Sejumlah anggota kepolisian dan warga, melalukan penjagaan agar pengunjung tak mendekati lokasi kebakaran. Sebab dikhawatirkan mereka menjado korban amukan api.

“Ya sejak kemarin, kami menghalau pengunjung yang mencoba mendekati lokasi kebakaran. Kami juga menghimbau mereka untuk menikmati panorama Bromo dari titik lainnya,” kata Kapolsek Sukapura, AKP. Kusmidi.

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di lereng Gunung Bromo Probolinggo masih belum bisa dikendalikan. Puluhan petugas yang melakukan pemadaman, kesulitan padamkan api karena terhambat faktor cuaca, medan terjal dan keterbatasan air. Diperkirakan luas lahan yang terbakar saat ini sudah mencapai 70 hektar. (fng/saw)