Gunung Ringgit Masih Terbakar

1490

Pasuruan (wartabromo.com) – Hutan di kawasan Gunung Ringgit, hingga Selasa (11/9/2018), masih terbakar. Cakupan bencana ini mulai meluas diperkirakan mencapai puluhan hektar.

Selama 3 hari terakhir, kawasan hutan di Gunung Ringgit dilaporkan masih membara. Bahkan, asap akibat kebakaran juga nampak dari wilayah Pandaan, Kabupaten Pasuruan.

Kepala BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Pasuruan, Bakti Jati Permana membenarkan masih terdapat bara api di Gunung Ringgit, meski diyakini, api sudah bisa dikendalikan dan terus menunjukkan akan padam.

“Petugas bersama warga sekitar, terus berupaya memadamkannya,” kata Bakti.

Diungkapkan, lahan yang terbakar, sebagian besar berupa rumput ilalang kering. Terik panas matahari ditambah angin kencang menjadi penyebab api hingga tiga hari masih muncul dan membakar hutan dan lahan di Gunung ini. Bakti kemudian memastikan, api tidak merembet ke bawah, melainkan terus naik ke atas.

Baca Juga :   Salip Becak, Avanza Justru Nyemplung Ke Sawah

“Agar tidak merambat ke kawasan hutan lindung, petugas bersama warga Desa Leduq, Dayurejo dan Jatiarjo membuat sekat bakar,” imbuhnya.

Sekat bakar itu, disebutnya cukup efektif sehingga dapat memotong jalur api dan tidak meluas ke hutan lindung, yang menjadi kewenangan Perhutani.

Sementara, luasan hutan dan lahan terbakar di kawasan Gunung Ringgit kali ini, belum bisa dipastikan. Namun diperkirakan, lahan yang terbakar mencapai puluhan hektar.

“Terpenting saat ini kami berupaya agar api segera dipadamkan,” ucap Bakti.

Sekedar diketahui, Gunung Ringgit adalah rangkaian Pegunungan Arjuno-Ringgit-Welirang, merupakan kawasan Tahura (Taman Hutan Raya) R Soeryo, dengan luasan sekitar 23.000 hektar. Kawasan Tahura R Suryo, merupakan penyanggah kehidupan 18 daerah di Jawa Timur. (hrj/ono)