KPK OTT di Pasuruan, Gus Irsyad Syok

4334
Gus Irsyad di halaman kantor Pemkab Pasuruan, Selasa (25/9/2018). Foto: Akhmad Romadoni.

Pasuruan (wartabromo.com) – Tersiar kabar, Pemkab Pasuruan terkena Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Bupati Pasuruan pun sempat syok karena isu tersebut.

Baca juga: OTT di Pasuruan, KPK amankan Rp 120 Juta

Kabar yang sudah beredar di dunia maya itu mengejutkan banyak pihak, karena tidak menyebutkan secara jelas pejabat yang terkena OTT KPK. Padahal, Pasuruan memiliki dua wilayah administratif, yakni Kabupaten dan Kota.

“Sempat syok karena dikabarkan terjaring OTT oleh KPK. Padahal saya saat ini sedang berada di Jakarta dan dalam kondisi baik-baik saja,” ujar Gus Irsyad panggilan akrab Irsyad Yusuf.

Dikatakan kemudian, berita tersebut membuat pihak keluarga sempat kaget. Hingga akhirnya Gus Irsyad harus meluruskan kabar tak benar itu.

“Saya saat ini sedang di Jakarta dalam rangka dinas, untuk mengkomunikasikan program dengan beberapa kementerian pasca saya dilantik menjadi Bupati,” ujar dia.

Gus Irsyad menghimbau, supaya kejadian ini bisa jadi hikmah bagi jajaran Pemerintah Kabupaten Pasuruan. Mereka harus bisa menjalankan amanah sebaik-baiknya. Apalagi, kemarin pihaknya juga sempat mengundang KPK untuk memberikan amanah kepada para jajaran Pemkab Pasuruan.

“Tiga hari setelah dilantik,  kami mengundang KPK untuk memberikan arahan. Ini juga sebagai bagian komitmen kami untuk memberantas korupsi. Naudzubillahi Mindzalik jangan sampai korupsi,” ujar Gus Irsyad.

Diberitakan sebelumnya, KPK melakukan OTT terhadap 6 orang dari pejabat, swasta sekaligus Walikota Pasuruan. Saat ini, proses penyelidikan masih berlangsung di Polres Pasuruan. (may/ono)