Dana Kedaruratan BPBD Kabupaten Pasuruan Tembus Rp 1 M

1137
M. Toha, warga Desa Kedung Pengaron, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan mengambil air bersih yang disalurkan BPBD di Desanya. (Foto: dokumen)

Pasuruan (wartabromo.com) – Dana kedaruratan yang digunakan Badan Penanggulanan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan tembus Rp 1 Miliar, hingga awal Oktober 2018. Musim kemarau membuat penggunaan anggaran membengkak.

Bakti Jati Permana, Kepala Badan Penganggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan mengatakan, banyaknya anggaran digunakan untuk kebutuhan masyarakat pada musim kemarau tahun 2018 yang cukup panjang dibanding tahun lalu.

“Untuk musim kemarau ini penggunaan dana kebencanaan sudah mencapai Rp 600 juta. Dana tersebut paling banyak untuk pengiriman air ke daerah kesulitan air bersih,” jelasnya.

Jumlah tersebut diperkirakan akan terus meningkat, mengingat musim kemarau yang masih berlanjut. Selama musim kemarau, BPBD telah melakukan pengiriman air bersih sejak bulan Juni. Sampai awal Oktober, pengiriman air rutin dilakukan ke 21 Desa di 8 Kecamatan, yang terdampak kekeringan selama musim kemarau.

Baca Juga :   Tuman yang Tetap Tertawa Meski Di-bully

Sementara itu, dana Rp 400 juta dari total Rp 1 M digunakan pada saat musim penghunjan untuk menanggulangi bencana banjir, pada awal tahun 2018 lalu. Tercatat, bencana banjir, longsor dan angin kencang rutin dialami oleh 11 Kecamatan di Kabupaten Pasuruan.

“Dari dana kedaruratan di tahun 2018, BPBD mendapatkan anggaran Rp 170 juta. Dana tersebut adalah untuk belanja langsung jika ada kedaruratan bencana. Jika ada kebutuhan mendesak BPBD sendiri akan berkoordinasi dengan pihak lain seperti rekanan dan dinas lain terkait dana tambahan baru diklaimkan ke Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Pasuruan,” pungkasnya. (mil/may)