Isak Tangis Iringi Pemakaman Artis Pretty Asmara di Lumajang

3596
Pemakaman Pretty Asmara. (Foto : Instagram @koko_emessss

Lumajang (wartabromo.com) – Pretty Asmara, artis asal Lumajang meninggal dunia di Rumah Sakit Pengayoman Cipinang. Isak tangis iringi pemakaman jenazah Pretty Asmara di Desa Dawuhan Lor, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang, Senin (5/11/2018).

Menurut informasi, Artis dengan nama asli Dian Pretty Asmara (41) ini tiba di rumah duka sekira pukul 01.45 WIB dini hari. Kedatangan jenazah disambut dengan isak tangis oleh keluarga besar dan juga kerabat.

Dilansir dari lumajangsatu, Eka Tri Oktavia, kerabat almarhumah mengatakan, Etty panggilan akrab Pretty Asmara adalah sosok yang sangat ramah dan pekerja keras. Meski terbilang sibuk dengan jadwal keartisannya, namun setiap tahun, Pretty tak pernah absen pulang ke daerah kelahirannya di Lumajang.

“Saya mewakili keluarga besar mbak Etty minta maaf jika almarhumah memiliki salah. Semoga amal ibadahnya diterima di sisi Allah,” ujar Eka.

Pretty dimakamkan di Pemakaman Umum Desa Dawuhan Lor, Kecamatan Sukodono, sekira pukul 07.00 WIB pagi. Ratusan orang mengiringi prosesi pemakaman Pretty di tanah kelahirannya di Lumajang. Beberapa artis dan rekannya juga terlihat mengantar kepergian pemain sinetron itu ke peristirahatan terakhirnya.

Diketahui, Pretty Asmara meninggal dunia setelah menderita penyakit infeksi paru-paru. Ia yang sedang menjalani proses hukum setelah terlibat kasus narkoba, mengeluh gangguan pada bagian pencernaan dan akhirnya di larikan ke Rumah Sakit.

Dikutip dari tempo.co, Dokter Daniel, Kepala RS Pengayoman menjelaskan, penyakit yang diderita Pretty Asmara sudah lama.

“Kemungkinan (penyakit) ada sebelum masuk ke Rutan. Karena proses infeksi di paru-paru itu dengan proses infeksi di hati langsung seketika. Mungkin prosesnya lama ya, sebelum masuk rutan sudah ada penyakit sebelumnya. Cuma mungkin almarhumah enggak pernah check-up, pas masuk rutan baru keluar gejalanya,” ungkapnya.

Pemain sinetron Saras 008 ini sebelumnya mendapatkan perawatan di Rumah Sakit selama seminggu, hingga dinyatakan meninggal dunia pada Minggu (4/11/2018) pukul 06.00 WIB pagi. (may/ono)