Pasuruan-Malang via Tutur Bisa Jadi Alternatif saat Lawang Macet

1912
MULUS - Jalan di Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan ini, terlihat mulus. Jalan ini bisa jadi pilihan bila anda berkendara dari Pasuruan menuju Malang, saat Lawang Macet.

Pasuruan (WartaBromo) – Terjebak macet saat hendak ke Malang? Tak usah kuatir. Anda bisa mencoba melewati jalur alternatif ke Malang melalui Nongkojajar. Saat ini, jalur penghubung antar kabupaten itu kini lebih lebar. Dari yang sebelumnya hanya 4 meter, kini menjadi 6 meter.

Bukan hanya badan jalan yang lebih lebar. Perbaikan jalan yang dilakukan Dinas Binamarga Kabupaten Pasuruan juga membuat akses jalan di wilayah Kabupaten Pasuruan itu juga lebih mulus. Tak tanggung-tanggung, untuk melakukan perbaikan itu, Pemkab telah menggelontorkan anggaran sebesar Rp 18,2 miliar.

Selain menjadi alternatif saat jalur Purwodadi-Lawang macet, jalur ini juga menjadi pilihan bagi Anda yang suka berpetualang, sekaligus menikmati panorama alam pegunungan. Maklum, di sepanjang jalur ini, tampak rindang pepohonan dan juga perbukitan.

MULUS – Jalan di Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan ini, terlihat mulus dan dapat meningkatkan mobilitas warga.

Kepala Dinas Binamarga Kabupaten Pasuruan, Hari Aprianto mengatakan, perbaikan jalan tersebut memang sengaja dimaksudkan untuk membuka akses warga di perbatasan kabupaten. Maklum, selama ini, akses jalan yang sempit dan kurang memadai menjadi kendala warga untuk berinteraksi dengan dunia luar.

Harapannya, dengan perbaikan ini, kegiatan ekonomi warga bisa lebih ditingkatkan. “Apalagi, kawasan tersebut kan masuk dalam peta wisata kabupaten,” jelas Hari. Apalagi, pada tahun ini, Pemkab juga dijadwalkan melakukan perbaikan akses jalan Tutur-Bromo.

Hari pun yakin, dengan dukungan infrastruktur yang lebih layak, sektor pariwisata di daerah bisa lebih menggeliat. “Tutur memiliki banyak potensi wisata. Ini yang coba kita buka dengan dukungan infrastruktur yang memadai,” jelas Listiyani Utami, Kasi Pembangunan dan Pemeliharaan Jalan Dinas Binamarga Kabupaten Pasuruan. (**/**)