Bawaslu Kabupaten Pasuruan Butuh 4.371 Pengawas TPS

0
755
ilustrasi Pemilu 2019

Pasuruan (wartabromo.com) – Bawaslu bakal merekrut 4.371 pengawas TPS (Tempat Pemungutan Suara) di wilayah Kabupaten Pasuruan. Keberadaannya dibutuhkan untuk meningkatkan pengawasan saat pemungutan suara pada 17 April 2019 nanti.

Koordinator divisi sengketa Bawaslu Kabupaten Pasuruan, Misbahul Munir (41) mengatakan, pihaknya sudah menetapkan jadwal selain telah melakukan sosialisasi dan koordinasi berkenaan dengan teknis rekrutmen pengawas TPS ke pengawas di tingkat kecamatan.

“Saat ini, kami sudah perintahkan ke Panwascam untuk mengumumkan penerimaan (Pengawas TPS), karena ini sifatnya terbuka,” ujar Misbahul Munir, Senin (4/2/2019).

Pengumuman pendaftaran mulai 4-10 Februari, selanjutnya calon pengawas TPS dapat serahkan berkas pendaftaran bahkan wawancara pada 11-21 Februari, di tiap-tiap kantor Panwascam.

Dalam prosesnya, Bawaslu bakal membuka kembali pendaftaran calon pengawas TPS, bila saja terdapat kurang dari dua pendaftar, pada 25-27 Februari. Itu setelah Bawaslu mengumumkan kembali pendaftaran selama 22-24 Februari.

“Perpanjangan pendaftaran, jika (pendaftar) calon pengawas TPS dalam waktu yang ditentukan tidak mencapai 2 (dua) kali jumlah TPS,” imbuhnya.

Persyaratan umum bagi calon pengawas TPS diatur berusia minimal 25 tahun, ijasah terakhir SMA sederajat serta tidak memiliki ikatan dengan partai politik dan mampu menjaga netralitas.

Jumlah 4.371 pengawas TPS tersebut oleh Misbah disebut memperkuat upaya pengawasan disebar, sesuai jumlah TPS yang ada di setiap kecamatan dan desa di Kabupaten Pasuruan.

Pengawas TPS juga mempunyai wewenang untuk menindaklanjuti permasalahan atau temuan yang ada di TPS, senyampang dalam koordinasi dengan Panwas Desa atau Kelurahan (PPDK) dan Panwas Kecamatan (Panwascam).

“Pengawas TPS sendiri akan bekerja saat hari pemungutan suara sampai pemilihan umum selesai,” pungkasnya. (mg1/ono)