Pemkab Probolinggo Beri Kesempatan 3b Bisa Ikut Lelang Jabatan Eselon 2

0
866

Probolinggo (wartabromo.com) – Lima posisi kepala dinas di lingkungan Pemkab Probolinggo, saat ini kosong. Untuk mengisinya, pemkab akan menggelar seleksi terbuka atau lelang jabatan. Eselon 3-b pun punya punya peluang naik tingkat ke eselon 2.

Lima posisi eselon 2 yang kosong, adalah Dinas Kominfo, Statistik dan Persandian (Diskominfo); Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertran); Dinas Pemuda, Olah Raga, Pariwisata dan Kebudayaan (Disporaparbud); RSUD Waluyo Jati Kraksaan dan Bakesbangpol. Saat ini, 5 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) itu, dipimpin seorang pelaksana tugas (plt). Plt ini, menjabat hingga terpilih kepala dinas definitif hasil lelang jabatan.

“Untuk mengisi kekosongan itu, Pemkab melalukan lelang jabatan melalui seleksi terbuka. Untuk itu, kami sudah bentuk pansel yang terdiri dari pejabat eselon II di lingkungan Pemkab Probolinggo yang ditunjuk dan akademisi dari perguruan tinggi. Sudah kami usulkan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN),” kata Kepala Badan Kepagawaian Daerah (BKD) Kabupaten Probolinggo, Abdul Halim, Jumat (15/2/2019).

Berdasarkan Sistem Informasi Administrasi Pegawai (SIAP) milik BKD Kabupaten Probolinggo (http://siap.bkd.probolinggokab.go.id/main/login.php), terdapat 170 pejabat eselon III di lingkungan Pemkab Probolinggo.

Rinciannya, 104 pejabat eselon III b yang setara dengan 8,5 persen keseluruhan pejabat eselon; dan 66 pejabat eselon III a yang setara dengan 5,4 persen keseluruhan pejabat eselon di lingkungan Pemkab Probolinggo.

Halim mengatakan seleksi itu, bisa diikuti oleh semua pejabat eselon 3. Baik III a maupun 3 b. “Eselon tiga b boleh ikut dalam seleksi ini. Namun, ada syarat yang harus dipenuhi. Minimal dia pernah memimpin OPD selama 2 tahun, misal menjadi camat atau kepala bagian,” terang pria asal Kraksaan ini.

Selanjutnya, pansel akan memilih tiga nama terbaik pada masing-masing lima posisi yang dilelang. Penentuan nama yang akan menempati kepala dinas, berada di tangan Bupati Probolinggo, Tantriana Sari. “Yang menentukan adalah Bupati Probolinggo,” terang mantan Kepala Disnakertran ini.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo, Wahid Nurrahman mendukung langkah pemkab yang melakukan seleksi terbuka. “Itu sangat bagus. Karena nantinya yang menjadi kepala dinas sudah teruji track record-nya dan sesuai dengan potensi yang dimiliki. Dengan begitu kinerja OPD itu, akan semakin maksimal,” ujarnya.

Dari catatan wartabromo.com, lelang jabatan untuk mengisi kekosongan kepala dinas di lima organisasi perangkat daerah ini, bukanlah yang pertama. Melainkam merupakan pengalaman kedua bagi Pemkab Probolinggo. Sebelumnya, pemkab menggelar lelang jabatan untuk mengisi posisi sekda. (cho/saw)