Dituding Selingkuh dengan Kadishub Bojonegoro, Kadinsos Kota Pasuruan Dipolisikan

9679
Bukti pelaporan istri Kepala Dinas Perhubungan Bojonegoro terhadap Kepala Dinas Sosial Kota Pasuruan.

Pasuruan (wartabromo.com) – Kepala Dinas Sosial Kota Pasuruan dilaporkan ke Polda Jatim oleh istri Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bojonegoro. Ia dituding menjadi selingkuhan suaminya.

Berdasarkan laporan Kepolisian yang didapatkan wartabromo.com, pelapor atas nama Titik Purnomosari. Ia melaporkan suaminya yang bernama Iskandar (59), Kepala Dinas Perhubungan Bojonegoro, dan Nila Wahyuni Subiyanto, Kepala Dinas Sosial Kota Pasuruan. Keduanya dilaporkan atas tuduhan perzinahan dan kekerasan psikis dalam rumah tangga yang sudah terjadi sejak Juli 2018.

Secara sederhana pada laporan itu Iskandar dan Nila dituding oleh Titik telah terlibat affair. Ibu rumahtangga inipun mengaku telah mengantongi video porno suaminya dengan Nila.

“Saya melaporkan (suami saya) ada affair sama Kepala Dinas Sosial Pasuruan. Suami saya Iskandar. Terus yang kepala dinas sosial namanya bu Nila. Kejadiannya 9 bulan yang lalu ketahuan videonya, juga video porno yang berhubungan badan seperti itu,” kata Titik saat diwawancarai wartawan di Mapolda Jatim, Kamis (11/4/2019).

Titik mengaku memberanikan diri melapor karena sudah tidak tahan dengan perilaku suaminya yang kerap bertemu dengan Nila di sebuah rumah kontrakan daerah Taman Dayu. Ia juga sempat berbicara dengan Nila, meski akhirnya tidak membuahkan hasil.

“Kalau suami saya itu sekarang kontrak rumah sendiri di situ. Dia sudah minta maaf sama saya di situ. Dia bilang saya sudah memutuskan hubungan ini itu tapi ternyata malah menjadi-jadi. Saya diancam intinya kalau video itu diedarkan nanti saya undang-undang ITE. Akhirnya saya diam,” pungkasnya.

Terpisah, Nila memastikan akan menghadapi laporan yang dialamatkan kepadanya. Hanya saja ia tak bisa memberikan banyak pernyataan karena tak mengetahui persis pelaporan istri Kepala Dinas Perhubungan Bojonegoro itu.

“Saya tidak bisa komentar karena belum melihat secara spesifik laporan yang dituduhkan ke saya. Wawali sudah tau perihal ini, dan akan dibahas setelah Pemilu,” singkatnya. (may/ono)