Pusing Pileg, Banyak Dewan Absen Sidang Paripurna

710

Probolinggo (wartabromo.com) – Tingkat kehadiran anggota DPRD Kabupaten Probolinggo sangat rendah. Buktinya, dalam Sidang paripurna istimewa Hari Jadi Kabupaten Probolinggo (Harjakapro) ke 273, hanya dihadiri delapan anggota dewan.

Anggota yang hadir pada sidang pada pukul 11.00 WIB ini, antara lain HA. Musayyib Nahrawi (PKB). Wakil ketua DPRD ini menjadi pimpinan sidang. Selain itu ada Mattali (PDIP); dan Gevie Soesilo R ( PDIP). Kemudian Wahid Nurrahman (Golkar); Suhud (PDIP); Supoyo (Nasdem); Supanut (PKB); dan Amin Haddar (PPP). Ketiga nama pertama tidak lagi mencalonkan diri dalam Pileg 2019.

Padahal, kursi dewan untuk periode 2014-2019 diisi oleh 45 orang. Namun, sebanyak 37 anggota dewan memilih absen. Artinya dengan hanya dihadiri oleh delapan anggota, tingkat kehadiran para legislator hanya 17,75 persen.

“Sesuai tata tertib, sidang ini tidak harus qourum, karena tidak mengambil keputusan. Ya tidak apa-apa,” kata Wakil Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo, Wahid Nurrahman, seusai sidang, Kamis (18/4/2019).

Wahid menuturkan kemungkinan ketidakhadiran rekan-rekannya dalam paripurna istimewa karena kecapekan. Sebab, sidang dilakukan sehari pasca Pemilu 2019. Dimana mereka juga maju kembali dalam pencalonan legislatif. “Kami memaklumi lah kalau mereka tidak hadir dalam sidang kali ini. Sebab, mereka masih sibuk,” kata politisi Golkar ini.

Sementara itu, Jon Junaidi, salah satu anggota dewan yang tidak hadir, mengaku masih sibuk ketika dihubungi oleh wartabromo.com. “Saya masih pelengen (saya masih pusing, bahasa Madura),” tulisnya singkat melalui WhatsApp. (cho/saw)