Caleg Baru Agresif, Diprediksi Banyak Duduki Kursi Parlemen di Kota Probolinggo

11448

Probolinggo (wartabromo.com) – Kursi parlemen di Kota Probolinggo diprediksi diisi oleh wajah-wajah baru. Sebab dalam menggaet konstituen, caleg baru ini cenderung agresif dan totalitas menggarap wilayah pemilihannya.

Dari pantauan sementara, wajah-wajah baru itu bermunculan di partai Nasdem, PDIP dan Golkar. Seperti yang diakui oleh ketua Tim Pemenangan DPC PDIP Kota Probolinggo, Muhammad Ruqin. Saat ini, secara keseluruhan PDIP Kota Probolinggo meraup sekitar 24 ribu suara dari data yang masuk. Data ini pun masih bisa bertambah. Sebab, data dari saksi belum semuanya masuk.

Untuk caleg baru, yang diprediksi masuk adalah Supriyanto dari Dapil Mayangan.

“Memang ada wajah baru di PDIP. Seperti di Dapil Mayangan yang dapat satu kursi. Jika di Dapil Mayangan PDIP dapat dua kursi, maka yang jadi Agus Rianto. Caleg ini merupakan wajah lama,” katanya, Sabtu (20/4/2019).

Di Dapil Kanigaran-Wonoasih, suara tertinggi Ketua DPC PDIP setempat, Haris Nasution. Dia diprediksi mendapatkan kursi. Selanjutnya, Jika dapat dua kursi dimungkinkan Imam Hanafi. Di Dapil Kedopok dan Kademangan, caleg petahana masih memiliki pengaruh kuat di kalangan pemilih. Andri Purwo Hartono dan Mochamad Bebun dimungkinkan terpilih lagi jadi DPRD periode 2019-2024.

“Tapi ada juga wajah lama yang diprediksi tidak lolos. Seperti, Agus Rudianto Ghaffur yang saat ini menjabat ketua DPRD. Dia dari Dapil Kanigaran-Wonoasih. Ada juga Kaji Sulaiman dari Dapil Kedopok dan Kademangan,” ungkap Ruqin.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh ketua DPD Partai Nasdem Kota Probolinggo, Zulfikar Imawan. Ia mengakui, caleg-caleg baru cukup agresif menggaet suara masyarakat. Sehingga, mampu menarik suara yang cukup besar.

“Mereka juga terstruktur dan masif dalam upaya mendulang suara. Memang ada caleg baru di Partai Nasdem yang kemungkinan besar lolos mendapatkan kursi. Seperti Sibro Malisi dari Dapil Kanigaran-Wonoasih,” ungkap Iwan.

Meski ada wajah baru, Iwan memprediksikan kursi Nasdem di DPRD setempat, turun. Dari 4 kursi menjadi 3 kursi saja. Hal itu tidak lepas dari turunnya jumlah kursi di Dapil Mayangan.

“Dari analisi kami, penurunan kursi dalam Pemilu 2019, terpengaruh dengan turunnya jumlah kursi di Dapil Mayanga. Yang sebelumnya, Nasdem 2 kursi. Sekarang dengan turunnya jumlah kursi di Mayangan, Nasdem terancam turun juga di sana,” ujarnya.

Di Partai Golkar, caleg baru yang dipastikan masuk DPRD Kota Probolinggo adalah Fernanda Zulkarnain. Mantan calon wali kota itu, mampu meraup suara lebih dari 2.000 di Dapil Kademangan. Sementara ini, Fernanda mendapatkan suara tertinggi di Dapil Kademangan-Kedopok. Itu pun belum semua dari TPS masuk. (fng/saw)