Gigit Jari, Enam Ribu Honorer Probolinggo Tak Menerima THR

0
23381
ASN Pemkab Probolinggo. (Foto: dokumen)

Probolinggo (wartabromo.com) – Tunjangan hari raya (THR) untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Probolinggo, mulai hari ini dapat dicairkan. Tapi, ada 6 ribuan pegawai honorer (non-ASN) harus gigit jari, karena tidak ada alokasi anggaran THR bagi mereka.

“Nggak dapat mas, sama seperti tahun sebelumnya, beginilah jadi honorer. Ya paling-paling nanti dapat bingkisan amplop senilai 150 ribu dari kantor. Ya terima apa adanya wes,” kata salah satu pegawai honorer di lingkungan Pemkab Probolinggo.

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Probolinggo Santiyono mengatakan, pencairan THR dilakukan sesuai dengan instruksi Presiden dan Menteri Keuangan. Dicairkan pada Jumat (24/5/2019). “Ditransfer ke rekening masing-masing,” ujarnya.

Tahun ini, Pemkab Probolinggo mengalokasikan anggaran sekitar Rp 36 miliar untuk THR sekitar 7.639 orang ASN. Sementara bagi pegawai honorer di Kabupaten Probolinggo ada sekitar 6.340 orang, tidak dianggarkan. Sebab, tidak ada cantolan hukum yang mengatur pemberian THR bagi non-ASN.

“Kami tidak mengalokasikan anggaran untuk THR pegawai honorer atau non-ASN. Pegawai non-ASN tidak dapat THR. Karena tidak ada aturan yang mengatur pemberian THR kepada pegawai non-ASN. Bisa-bisa kita kena BPK,” jelas Santiyono.

Meski tak mengganggarkan THR bagi non-ASN, Pemkab Probolinggo menurut Santiyono tidak menganak-tirikannya. Sebab, pihaknya tetap memperhatikan kesejahteraan para pegawai non-ASN. Sejak awal tahun ini, pemkab telah menaikkan nilai gaji para pegawai honorer. “Kami memang tidak memberikan THR pada pegawai honorer. Namun, gaji mereka sudah kami naikkan sesuai kebijakan dan aturan,” terangnya.

Ia juga memastikan gaji ASN dan non-ASN pada bulan Juni ini. Gaji yang direncanakan ditransfer pada 20 Juni, kini dimajukan menjadi 1 Juni. Untuk honor non-ASN Pemkab sudah mengalokasikan dana sebesar Rp 7 miliar. “Meskipun masuk dalam masa cuti bersama, namun pihak bank telah menyanggupi untuk mentransfer gaji dan honor pegawai itu tepat waktu. Jadi, tidak perlu khawatir,” tegas Santiyono.

Untuk gaji ke-13, Santiyono menyebut jika jadwal pencairannya akan dilakukan sekitar pekan ke-4 bulan Juni. “Untuk tanggal pastinya kami belum tahu. Yang jelas, akhir bulan Juni mendatang untuk gaji ke-13 itu,” tandas pria asal Situbondo. (cho/saw)