KAI Daop 9 Tambah Petugas Siaga di Titik Rawan Bencana dan Laka

1082

Probolinggo (WartaBromo) – Sejumlah perlintasan kereta api di wilayah Probolinggo–Jember dinilai rawan bencana hingga kecelakaan. Mencegah jatuhnya korban, PT. KAI tambah petugas untuk bersiaga.

Untuk Penjaga Jalan Lintasan ekstra (PJL ekstra) terutama di perlintasan tidak terjaga, disiapkan sebanyak 96 petugas. Petugas pengamanan ekstra itu dikerahkan untuk menjaga 31 perlintasan tanpa palang pintu. Titik-titik penjagaan termasuk dalam Daop 9 PT KAI, meliputi Pasuruan, Probolinggo, Lumajang, Jember dan Banyuwangi. Penerjunan petugas tambahan itu, khusus untuk mengawal mudik lebaran 2019.

“Kami terjunkan petugas penjagaan ekstra. Untuk menghindari terjadinya kecelakaan antara kereta api dengan pengguna jalan, di sejumlah perlintasan tanpa palang pintu di Probolinggo maupun wilayah DAOP 9 Jember. Sehingga mudik lebaran 2019 bisa berjalan lancar, aman dan kondusif,” kata manager hukum dan Humas DAOP 9, Luqman Arif, Kamis (31/5/2019).

Baca Juga :   Perbaikan Jalur Mudik Raci Molor, Pelaksana Berdalih Arus Padat

Selain itu, peningkatan kewaspadaan pada daerah-daerah terbilang rawan bencana, seperti ambles, longsor, banjir, maupun tubuh ban labil. Pada titik ini, ada sebanyak 30 petugas disiagakan.

Petugas Pemeriksaan Jalur Ekstra (PPJ Ekstra) juga ditambah. Mulai dari Resort 9.1 Pasuruan, Resort 9.2 Probolinggo, Resort 9.3 Leces, Resort 9.4 Klakah, Resort 9.5 Jatiroto, Resort 9.6 Jember, Resort 9.7 Kalisat, Resort 9.8 Kalibaru, Resort 9.9 Banyuwangi. Tenaga ekstra ini dijelaskan ada tambahan sebanyak 28 petugas.

“Kami juga menyiapkan tim reaksi cepat atau Flying Gang Sintelis dan Alat Material Untuk Siaga (AMUS) yang kami siapkan di emplasemen Stasiun Pasuruan, Kalisat, Kalibaru, dan di atas gerbong yaitu di Stasiun Probolinggo, Jember dan Banyuwangi,” ujarnya.

Baca Juga :   Waktu Habis, Perbaikan Jalan Pantura Raci Dihentikan

Seluruh petugas penjagaan ekstra tersebut, bertugas selama 22 hari. Mulai dari 26 Mei 2019 atau H-10. Sampai dengan 16 Juni 2019 atau H+10. Pihaknya juga telah memastikan, dari hasil pemeriksaan secara teknis, mulai dari kesiapan sarana, prasarana dan sumber daya manusia yang ada, tidak ditemukan kendala dan siap menyambut angkutan lebaran 2019. (lai/ono)