Staff BKD Kesurupan Di SL Park Saat Mutasi Pejabat

1458

Probolinggo (wartabromo.com) – Seorang staf Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Probolinggo mengalami kesurupan saat kegiatan mutasi pejabat di Sumber Lele (SL) Park, Kecamatan Kraksaan, Rabu (23/7/2019). Diduga ia kesurupan mahluk halus yang mendampingi salah satu pejabat yang dimutasi.

Wakil Bupati Probolinggo HA. Timbul Prihanjoko melakukan pelantikan terhadap 62 pejabat eselon III dan IV. Rinciannya untuk eselon III ada 21 pejabat dan eselon IV ada 41 pejabat. Ada kejadian tak biasa saat proses pelantikan pejabat eselon itu. Saat proses pembacaan nama-nama pejabat eselon III yang akan dilantik, staf BKD berinisial MM yang menjadi pembawa acara tiba-tiba pingsan.

Tak lama kemudian, ia mengalami kesurupan dengan berteriak histeria. Tubuhnya kejang-kejang dengan pandangan kosong.

“Itu pindah, itu pindah, itu pindah, itu pindah, itu pindah…,” teriaknya histeris.

Oleh petugas, ia kemudian dievakuasi ke ambulan yang bersiaga di sekitar lokasi. Selanjutnya dibawa ke RSUD Waluyo Jati Kraksaan. Agar tak mengganggu prosesi acara pelantikan mutasi di area outdoor itu.

Menurut Sekretaris MUI Kabupaten Probolinggo, KH Syihabuddin Sholeh yang hadir di acara tersebut, kesurupan itu bisa terjadi karena beberapa faktor. Salah satunya ketidaksiapan fisik yang bersangkutan ketika mengikuti kegiatan. Misal belum sarapan atau memang punya penyakit seperti ayan.

Kiai Syihab juga mengakui faktor lainnya, yakni kemasukan roh halus yang berada di lokasi.

“Ya roh halus, jin dan semacamnya itu kan ada dimana-mana. Ya bisa jadi ada ketidakseimbangan antara roh halus dengan roh kasar. Ya gampangnya dia kesurupan,” ungkapnya seusai acara.

Sementara itu, Yasin, warga Desa Sumber Lele, menduga roh halus yang merasuki staf BKD, bawaan dari salah satu pejabat yang dimutasi.

“Wong ketika proses pembangunan SL Park ini, gak pernah ada kejadian seperti itu. Kalo memang penghuni di sini, ya pasti sudah sering terjadi. Rumah saya kan dekat sini, gak pernah ada sebelumnya,” terangnya.

Terkait kesurupan salah satu stafnya, Sekretaris BKD Wiwit Suryaningsih, mengatakan hal itu diluar nalarnya. Ia menjelaskan setiap kegiatan pelantikan, dipastikan semua staf sudah siap. Salah satunya yakni sarapan terlebih dahulu, agar tetap fit selama kegiatan.

“Peristiwa tadi di luar prediksi kami. Yang pasti sebelum kegiatan, kami sebagai pimpinan memastikan mereka siap secara fisik, termasuk sarapan,” ungkapnya. (saw/saw)