Oknum Pol PP Pembocor Razia Sempat ‘Tawarkan Wanita’ ke Mami-mami Tretes

10558
Hasil tangkapan layar percapakan oknum Pol PP bersama salah satu PSK.

Pasuruan (WartaBromo.com) – Oknum Pol PP Kabupaten Pasuruan kedapatan ‘bermain’ dengan seorang Pekerja Seks Komersial (PSK) hingga membuat razia bocor. Salah satunya bahkan pernah menawarkan kawannya untuk bekerja ke seorang muncikari.

Hal ini terungkap dari tangkapan layar milik salah seorang PSK yang diamankan saat razia. Ada beberapa percakapan yang terekam melalui aplikasi WhatsApp.

Sepurane ganggu kate takon. Aq jalok tolong isok ta iki onok koncoku kebebeng utang aq saaken nang koncoku iku maeng kiro2 bos se sampean isok ta bantu, terus anaknya biar kerja di situ. (Maaf ganggu mau tanya. Saya bisa minta tolong? Ini ada teman saya terlilit utang, saya kasihan sama teman saya ini. Kira-kira bisa tidak bosmu membantu? Biar anaknya kerja di situ,” tulis salah satu oknum.

Baca Juga :   Warga Sapikerep Temukan Dugaan Benda Peninggalan Majapahit

Oknum tersebut secara tidak langsung meminta tolong kepada salah satu PSK untuk mengatakan ke mami (muncikari) di wilayah puncak Tretes tersebut. Namun permintaan itu kemudian ditarik dan menyebutkan jika rekannya sudah mendapatkan pekerjaan.

Meski begitu, kuat dugaan oknum itu terlibat kasus Human Trafficking, dalam artian ikut memasok PSK. Tidak menutup kemungkinan jika ‘penawaran’ ini sudah terjadi beberapa kali.

Tidak tertulis langsung teman sang oknum itu merupakan wanita atau pria. Namun, dari pernyataan PSK –yang diajak dalam percakapan WhatsApp itu-, kepada seorang sumber mengaku, bahwa teman itu adalah seorang wanita.

Ajar Dollar, Kasi Ops Pol PP Kabupaten Pasuruan saat dikonfirmasi WartaBromo belum memberikan jawaban. Pesan yang dikirim mengenai oknum ini belum terbalas sejak Kamis (29/8/2019).

Baca Juga :   Tiga Ribu Nakes di Kabupaten Probolinggo Bakal Divaksin

Namun Ajar menyebutkan sebelumnya, oknum tersebut berpeluang untuk dipindah tugaskan jika terbukti melanggar disiplin sebagai petugas di Pol PP.

“Bisa saja dipindahtugaskan,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Pol PP Kabupaten Pasuruan sempat merasa kesulitan mengamankan para PSK di wilayah Tretes seperti Pesanggrahan dan Gang Sono. Setelah diselidiki, rupanya mereka berhasil lolos setelah mendapatkan info dari oknum Pol PP yang berinisial H dan D.

Kedua oknum tak cuma-cuma memberikan informasi. Diduga ada simbiosis mutualisme di dalamnya. Keduanya diduga ikut ‘main’ dengan PSK yang ada di tempat tersebut. (may/ono)