Ruang Jurnalis Warmo Institute Jadi Kelas Menulis Zaman

380
Suasana Berbagi Ilmu dan Pengalaman di Ruang Jurnalis, Jumat (13/9/2019). | Foto : Ahmad Romadoni

Pasuruan (wartabromo.com) – Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah. Begitulah bunyi ungkapan yang disampaikan oleh penulis ternama Indonesia, Pramoedya Ananta Toer.

Semangat itu menginisiasi media online wartabromo melalui warmo institute untuk membuka program ruang jurnalis yang meliputi kegiatan pelatihan, Forum Grup Diskusi dan berbagi informasi kekinian tentang perkembangan zaman.

Direktur Konten dan Pemberitaan wartabromo, Muhammad Asad mengatakan, era digital telah memaksa setiap orang untuk membaca dan menuliskan setiap keadaan dan peristiwa disekitarnya. Melalui berbagai alat modern yang mampu merekam dan mendokumentasikan setiap gerakan dan momen penting, setiap orang pun bisa menjadi pewarta bagi orang lain.

Sayangnya, tak banyak yang memahami secara benar kaidah dan tatanan yang baik dalam penulisan dan penyampaian ke khalayak secara benar dan tepat.

“Ya, zaman memang berubah. Informasi bisa didapat dari mana saja. Namun, alangkah baiknya jika kita belajar agar mengenali ruang baru yang kini terbuka bagi siapa saja, ” ujar mantan Pemred koran lokal Radar Bromo tersebut.

Melalui Ruang Jurnalis yang coba digagas oleh wartabromo, dirinya berharap agar anak muda terutama generasi milenial mulai belajar untuk menggunakan kekuatan menulis dan media digital sebagai sarana menjunjung tinggi kebenaran dan keberadaban di tengah masyarakat modern.

“Ruang Jurnalis berawal dari keprihatian dan semangat untuk mewujudkan jurnalis yang cerdas dan sehat. Lha kalo gak mau belajar dan berbagi, jadi cerita yang seperti apa jaman ini nanti, ” tegasnya.

Bagi anda yang tertarik untuk bergabung di Ruang Jurnalis persembahan warmo institute bisa datang ke kantor redaksi wartabromo Jalan Panglima Sudirman No. 17 Kota Pasuruan atau menghubungi nomer hotline WA redaksi di 0857-4919-0446

(yog/yog)