Millennial Mengabdi, Dua Kader IPNU IPPNU Pasuruan Terbang ke Malaysia dan Riau

1461
Nur Ali Farkhan dan Dwi Marta Marwatul Warda bersama Mr. Abdifatah Mohamed Abdulle, Founder Somali Community School In Malay For Urban Youth children school in Kuala Lumpur | Foto : Istimewa

Pasuruan (wartabromo.com) – Kebanggaan tersendiri dirasakan oleh Nur Ali Farkhan dan Dwi Marta Marwatul Warda, kader Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Pasuruan yang terpilih untuk bisa mengikuti program Youth Center To Act Nations (Youcan) Millennial Mengabdi bersama anak Milenial lainnya di Kuala Lumpur, Malaysia.

Kedua kader pelajar Nahdlatul Ulama tersebut berhak mendapatkan peningkatan wawasan dan kapabilitas bertaraf internasional tentang peran milenal dalam pengabdian di wilayah perbatasan atau wilayah – wilayah terluar Indonesia mulai tanggal 9 September hingga 15 September 2019.

Malaysia merupakan negara yang menjadi tujuan awal untuk mengikuti beragam pelatihan dan pembekalan sementara Dumai, Propinsi Riau akan menjadi lokasi implementasi dan pemberdayaan sebagai wilayah perbatasan.

“Bangga sekali bisa ikut program ini, ” ujar Nur Ali Farkhan yang saat ini masih berada di Dumai, Riau.

Menurut, Wakil Ketua II PC IPNU Kabupaten Pasuruan ini, selama berada di Malaysia dirinya mendapatkan beragam ilmu termasuk pelatihan Community Development oleh Prof. Alaabakar dari Syuriah dan Mr. Abdifatah Mohamed Abdulle dari Somalia, Pertukaran Budaya asing dan study tour di Universitas Malaya, Malaysia.

“Kami belajar, bagaimana berkontribusi terhadap wilayah perbatasan di berbagai bidang. Berinovasi agar muncul peluang – peluang di bidang lainnya, ” tambahnya.

Dirinya berharap, sepulang dari pengabdian dalam program tersebut mampu mewujudkan ide, inspirasi dan gagasan di wilayah – wilayah pedesaan di Kabupaten Pasuruan termasuk mewujudkan program Pasuruan Student Development.

“Alhamdulillah, Pak Bupati sendiri mendukung keterlibatan kami. Karena memang selaras dengan program pemerintah daerah yakni P3D, Pemuda Pelopor Pembangunan Desa, ” pungkasnya. (yog/yog)