Rating Aplikasi Tempo di Playstore dan Appstrore Merosot

4092
Sampul Majalah Tempo. Foto : Tempo

Jakarta (WartaBromo.com) – Rating aplikasi Tempo di Playstore dan Appstore terus merosot. Siang ini, rating portal berita tersebut berada diangka 1,1.

Dari pantauan WartaBromo, nilai aplikasi Tempo merosot selama 3 hari terakhir, baik pada apikasi Android maupun Apple.

Seperti di google playstore, nilai aplikasi portal dengan lambang T itu jatuh di angka 1,1 pada Rabu (18/9/2019) siang. Padahal pada Senin (16/9) pagi, nilai aplikasi masih di angka 4,2.

Sama halnya dengan pengguna android, pemilik ponsel Apple juga memberikan penilaian serupa. Rating aplikasi Tempo berada di angka 1,2 yang artinya turun drastis dari bintang awal 4.

Selain memberikan penilaian bintang, pengguna juga menyematkan beragam komentar pedas. Banyak dari pengguna menyayangkan pemberitaan Tempo yang terlalu bebas dan dinilai lalai dengan kode etik jurnalistik.

Ini sudah keterlaluan tempo, anda sudah kebablasan dan menggunakan kebebasan pers ini. Berita yang anda sajikan lebih kepada selera anda, lalu apa bedanya tempo dengan para penyebar hoaks di sosmed. Hanya bisa berharap semoga tempo bisa berubah kembali seperti dulu lagi,” tulis Inti Baja Mandiritama di laman Google Playstore.

Setidaknya ada 7.616 ulasan untuk Tempo di Playstore. Hampir 90 persen memberi ulasan disertai 1 bintang. Sisanya memberi 5 bintang dan 2 bintang.

Sementara di Appstore, ada sekitar 759 pengguna Apple yang memberikan komentar. Sekira 90 persen memberi rate 1, sisanya 5 bintang, 3 bintang dan 2 bintang.

Merosotnya rating aplikasi Tempo diduga karena polemik sampul Majalah Tempo Edisi 16-22 September 2019. Warga menilai sampul majalah gambar Jokowi disertai bayangan mirip hidung tokoh fiksi Pinokio itu tidak etis dan menghina Presiden.

Redaktur Eksekutif Majalah Tempo pun menyangkal tudingan warga itu.

“Tempo tidak pernah menghina kepala negara sebagaimana dituduhkan. Tempo tidak menggambarkan Presiden sebagai pinokio. Yang tergambar adalah bayangan pinokio,” kata Setri Yasra, dikutip dari Tempo. (may/ono)