Lora Fadil Viral Karena Bawa 3 Istri dan Tertidur saat Pelantikan DPR, Begini Penjelasannya

2922

Jember (WartaBromo.com) – Baru-baru ini, warganet ramai membicarakan Anggota DPR dari Fraksi Nasdem, Fadil Muzakki Syah. Pria ini kedapatan tidur di kursi saat rapat paripurna pelantikan anggota DPR periode 2019-2024.

Lora Fadil, sapaan akrabnya menjadi perbincangan hangat setelah dua fotonya beredar luas di sosial media. Foto pertama yakni ketika Lora Fadil memboyong 3 istrinya ke pelantikan DPR. Dalam foto tersebut terlihat Ia mengenakan setelan warna hitam berdasi biru dan kopyah, berfoto dengan 3 istri yang kompak berbusana biru.

Lalu foto berikutnya terlihat bapak 7 anak ini tertidur di kursi saat pelantikan DPR. Warganet kemudian ramai-ramai mengunggah foto tersebut sembari berkomentar.

“Mungkin dia lelah,” ujar akun Facebook Seno Marselano.

Lora Fadil kemudian membenarkan praduga dari warganet. Ia menjelaskan jika saat pelantikan, dirinya kurang tidur.

“Itu memang dari kemarin enggak tidur, jadi dari Senin siangnya enggak tidur karena banyak acara di hotel, ketemu teman, acara KPU kan, sampai malamnya juga engak bisa tidur,” jelasnya dinukil dari Liputan 6, Rabu (3/10/2019).

Putra Kyai Achmad Muzakki Syah ini juga mengaku kelelahan karena menempati hotel yang jauh dari Kompleks DPR. Kondisi ini membuat tubuh Lora Fadil tidak bisa bertahan di akhir-akhir pelantikan.

“Pas acara doa saya sudah tahan itu supaya enggak tidur, eh saya tertidur sebentar. Dan itupun doanya lempeng juga, enggak ada intonasinya jadi ya langsung ngantuk,” kelitnya.

Sementara itu terkait beredarnya foto bersama 3 istri, Lora Fadil mengaku tidak ada yang salah dengan foto tersebut. Bahkan, ketiga istrinya ini memang kompak.

“Saya beristri 3 itu sah secara hukum agama dan hukum negara, jadi semua melalui KUA semua. Jadi sudah namanya kekompakan dan kerukunan sudah betul terjadi di situ, jadi natural saja semuanya,” terangnya.

Bahkan Fadil mengakui jika karir sebagai wakil rakyat ini juga tak lepas dari doa sang istri. Putra Pengasuh Pondok Pesantren Al-Qodiri Jember ini juga berniat menjadikan pengalamannya contoh. Bahwa poligami itu baik dan bisa juga harmonis. Tak perlu di sembunyikan dengan nikah sirri atau bahkan selingkuh.

“Keluarga itu khususnya istri sangat berperan penting menurut saya karena tanpa dukungan istri kita tidak bisa maksimal menyentuh konstituen. Jadi doa dan dukungan istri sangat maksimal dan alhamdulliah istri saya kali ini sangat dukung penuh untuk berkampanye bersosialisasi akhirnya terpilih lagi,” tutupnya. (may/ono)