Water Barrier Bergerak Diyakini Gara-gara Angin

1050

Pasuruan (WartaBromo.com) – Water barrier di tol Pandaan-Malang KM 65.800/B tiba-tiba bergerak-gerak tanpa ada yang menyentuhnya. Peristiwa itu kemudian diyakini pihak tol, gara-gara hempasan angin.

Humas PT Jasamarga Tol Pandaan-Malang, Agus Tri Antio akui water barrier tersebut berada di tol wilayah yang dinaunginya.

“Sepertinya KM 65/B tersebut masuk Kecamatan Sukorejo,” ungkap Agus, Selasa (29/10/2019).

Ia menyadari sebelumnya ada yang aneh pada water barrier yang bergerak seakan disorong seseorang. Namun demikian, setelah dilakukan pencermatan, pihaknya meyakini tak ada hal ajaib yang terjadi.

Lebih-lebih jika disangkut-pautkan dengan hal magic ataupun adanya makhluk gaib, dipastikan itu tak terjadi.

Menurutnya, bergesernya water barrier dari sisi pinggir ke arah tengah jalan tol itu, hanyalah karena terkena hempasan angin.

“Tergesernya itu karena faktor angin,” katanya.

Hal itu dibuktikan di antaranya dari sisi peta lokasi. Tol Pandaan-Malang mulai KM 62 sampai KM 67, disebutnya merupakan jalur irisan bukit, sehingga jalan di sepanjang titik dimaksud -tak terkecuali KM 65-, seperti mirip lembah dan lorong.

Kondisi itu menjadikan agin di jalur ini menjadi cukup kencang, sehingga dimungkiri water barrier bergerak terkena angin.

“Angin dari lembah yang lumayan kuat, bisa menggeser water barrier yang tidak berisi air,” jelas Agus.

Ditambahkannya, dari pengalamannya selama melintas di jalur atau titik lokasi barrier bergerak, Agus kerapkali harus menjaga kemudi mobilnya. Itu karena angin berhembus kencang.

“Saya sehari 2 kali (lintasi tol tersebut). Mobil saya Ertiga, kalau lewat situ agak goyang. Apalagi Terrios kantor yang sering saya pakai,” terang Agus mencoba memberi penegasan soal angin di lokasi itu.

Dikabarkan, water barrier di tol Pandaan-Malang membuat merinding. Pembatas jalan terbuat dari plastik itu tiba-tiba bergerak sendiri.

Water barrier bergerak-gerak itu terekam CCTV, berada di jalan tol Pandaan-Malang KM 65.800/B. Video ini menjadi viral di media sosial dan menjadi perbincangan warganet. (ono/ono)