Perbaiki Pipa, Warga Ngepung Sukapura Jatuh ke Jurang Sedalam 75 Meter

3843

Sukapura (wartabromo.com) – Seorang pria jatuh ke jurang Desa Ngepung, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Kamis (31/10/2019) Ia terjatuh saat mencoba perbaiki pipa air yang rusak.

Kepala Desa (Kades) Ngepung, Cemplon, korban bernama Edi Suprayitno (37) itu sebelumnya berpamitan ke keluarga untuk pergi untuk perbaiki pipa air yang rusak sekitar pukul 05.00 WIB.

Diantar anaknya menggunakan motor, Edi Suprayitno kemudian menuju saluran air minum di pinggiran tebing hutan jati desa. Namun, hingga pukul 08.00 WIB, pria yang juga sopir jip wisata itu, tak pulang ke rumah.

“Saudara korban yang biasa dipanggil Bek Ho meminta tolong kepada teman-teman korban sesama pengemudi jip Bromo yang lagi kerja bakti di rest area Lawang Bromo, untuk mencari korban. Teman korban yang bernama Supri, kemudian mencari ke hutan jati, tapi hasilnya nihil,” ujar Kades Ngepung.

Sekitat pukul 11.00 WIB, terdengar kabar jika ada orang terjatuh di jurang. Rekan-rekan korban yang mendapat kabar, kemudian menuju sungai di dasar jurang sedalam 75 meter. Ternyata Edi Suprayitno, ditemukan sudah tidak bernyawa di atas batu dengan posisi telungkup.

Korban seperti mengalami patah leher, kepala terluka parah, dan mengalami sejumlah luka lecet di tangan kanan.

Temuan itu, lantas dilaporkan ke Polsek Sukapura. Bersama instansi terkait dan warga, anggota kepolisian menuju ke dasar jurang. Berbekal bambu dan sarung, warga bergotong royong mengevakuasi korban menuju rumah duka di RT01 RW 01 tersebut.

“Proses evakuasi korban memerlukan waktu yang cukup lama. Sebab medan yang ditempuh cukup sulit, masuk hutan dan tebing yang terjal dan curam,” kata IPTU Sugeng Hariono, Kapolsek Sukapura.

Polisi menduga korban terperosok ke dalam jurang saat hendak memperbaiki saluran pipa air minum.
(cho/saw/ono)