Teras Masjid di Kota Probolinggo Dibuat Mesum Pasangan Kekasih

45838

Probolinggo (wartabromo.com) – Cinta memang membuat orang lupa daratan. Seperti dilakukan muda-mudi di Kota Probolinggo, yang nekat berbuat mesum di teras sebuah masjid.

Aksi insan beda jenis tersebut, terungkap pada CCTV milik Masjid Al–Hidayah, Jl KH. Hasan Genggong, Kelurahan Sukoharjo, Kecamatan Mayangan.

Dalam rekaman pada Jumat, 15 November tersebut, kegiatan tak senonoh ini dilakukan sekitar pukul 22.14 WIB hingga 00.00 WIB.

Video rekaman perbuatan mesum sejoli itu, juga telah menyebar di media sosial dan grup WhatsApp. Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui identitas sepasang kekasih tersebut.

Dalam potongan video berdurasi 02:00 menit itu, terlihat pengendara motor tiba di depan masjid. Pria dan wanita itu, kemudian turun dari sepeda motor matic nopol L-6786-TD. Usai melepas helm, mereka masuk duduk di teras masjid.

Namun sebelum ke teras, si wanita sempat mendongak ke atas melihat CCTV. Di dekat tiang, kedua sejoli itu berpelukan mesra dan berciuman. Dalam adegan lain, mereka tidur-tiduran sambil bercumbu. Seakan-akan, masjid adalah pos Kamling.

Takmir masjid, Diya’uddin (46), membenarkan adanya aksi tak terpuji di teras Masjid Al–Hidayah. Dari 8 kamera CCTV milik Masjid Al-Hidayah, perbuatan mesum sejoli itu terpantau cukup jelas pada kamera 2 dan 4.

“Saya setiap pagi selalu kontrol CCTV, kok ada yang mencurigakan. Setelah diperiksa lebih lanjut ternyata ada yang begituan di masjid,” ungkap Diya’uddin sambil menunjuk ke arah monitor CCTV.

Menurutnya, mereka bisa leluasa masuk karena pintu gerbang masjid tidak dikunci. Diya’uddin mengatakan, jika Takmir Masjid Al-Hidayah sebenarnya sudah pernah mengusulkan untuk mengunci pintu gerbang masjid.

Namun, hal itu diputuskan tidak dilakukan, karena mempertimbangkan warga yang hendak beri’tikaf dan beribadah di masjid. Disadari, sepanjang sepengatahuannya, masjid terbuka di malam hari jarang dijumpai.

“Jadi gak dikunci biar yang mau ke masjid mudah. Semoga aksi tidak terpuji tersebut, tidak terulang kembali, karena masjid tempat untuk beribadah, bukan tempat bercinta,” tandasnya. (lai/saw)