Warga Keluhkan Latihan Tempur di Permukiman

5179

Pasuruan (WartaBromo.com) – Latihan tempur personel TNI di permukiman Desa Wates, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan menuai protes warga. Pasalnya, tidak ada pemberitahuan sebelumnya terkait kegiatan tersebut.

Belum diketahui dari matra mana latihan yang digelar pada Selasa (19/11/2019) itu. Namun, berdasar rekaman video yang beredar di linimasa, terlihat beberapa personel TNI yang tengah latihan.

Pada video tersebut, bahkan terdengar suara seperti letusan tembakan. Lasminto, ketua Forum Komuniasi Tani Antar Desa (FAKTA) membenarkan video yang beredar merupakan latihan tempur TNI.

Menurutnya, kegiatan itu digelar Selasa (19/11/2019) siang lalu. “Warga kaget. Karena informasinya memang tidak ada pemberitahuan sebelumnya,” kata Lasminto.

Lasminto pun menyayangkan kejadian itu. Selain dilakukan di tengah permukiman, tidak ada pemberitahuan sebelumnya.

Dijelaskan Lasminto, menyusul kejadian ini, warga yang tinggal di sekitar resah. Apalagi, beberapa bulan sebelumnya, seorang warga terluka di pelipis usai terkena peluru nyasar saat latihan.

Terpisah, DPRD setempat, Eko Suryono meminta pihak TNI untuk mempertimbangkan jarak humaniter dengan masyarakat ketika menggelar latihan. “Ini kan juga biar semuanya baik-baik, aman dan tentram,” terangnya.

Apalagi, lahan dimana digelar latihan itu, menurut Eko, masih dalam sengketa. “Paling tidak, bisa dihindari aksi-aksi yang bisa memprovokasi keadaan,” kata Eko.

Di sisi lain, LBH Surabaya dan Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Kekerasan (Kontras) ikut menyayangkan peristiwa itu.

“Masyarakat setempat pasti tidak nyaman karena dilakukan di permukiman. Apalagi, di situ juga banyak anak kecil,” ungkap Abdul Khoir, koordinator Kontras Surabaya. Ia berharap hal seperti ini tidak terjadi lagi demi kebaikan bersama.

Terpisah, Kadispen Koarmada II Letkol Wimbo membenarkan adanya video yang beredar luas itu. Namun, pihaknya belum bisa memastikan dari matra mana yang tengah latihan tersebut.

“Ooh yang lagi viral ya? Langsung ke matra yang latihan ya Mas,” terang Letkol Wimbo.

WartaBromo.com berusaha meminta penjelasan ke dinas penerangan marinir. Namun, tidak berhasil. “Silakan datang ke tempat kami kalau ada waktu,” jawab Mayor Umar, selaku Kadispen Marinir di Gedangan, Sidoarjo. (asd/asd)