Diduga Buang Limbah ke Sungai, Gakkum KLHK Siap Turunkan Tim ke PT Soedali

610

Pandaan (WartaBromo.com) – Kali Jogonalan Pandaan, Kabupaten Pasuruan didapati berubah warna seperti tercemar. Balai Penegakan Hukum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Gakkum KLHK) wilayah II merespons cepat dugaan pembuangan limbah cair PT Soedali Sejahtera, Pandaan.

Dalam waktu dekat, Balai Gakkum dijadwalkan mengirimkan tim untuk melakukan verifikasi lapangan. “Segera kami turunkan tim untuk melakukan verifikasi di lapangan,” kata M. Nur, kepala Gakkum wilayah II yang meliputi Jawa, Bali dan Nusa Tenggara itu.

Jika hasil verifikasi ditemukan bukti pelanggaran, pihaknya tidak segan untuk mengambil tindakan. “Pasti. Kalau terbukti ada pelanggaran, ya kami proses,” terang M. Nur.

Seperti diketahui, Kali Jogonalan yang oleh warga setempat disebut Kali Geteh mendadak merah darah. Limbah cair dari pabrik kain PT. Soedali Sejahtera dituding warga sekitar sebagai penyebabnya.

“Sering Mas. Itu, gara-gara limbah dari pabrik kain,” kata Sueb, warga sekitar sembari memberi isyarat lokasi pabrik.

Hulu Kali Geteh sejatinya berada di Gunung Arjuno. Namun, tepat di Jogonalan, terdapat saluran yang terhubung dari Kluncing, Kelurahan Petungasri, Kecamatan Pandaan.

Di Kluncing itu pula PT. Soedali Sejahtera berada. Melalui saluran yang berada di belakang pabrik dan melintas di antara permukiman warga tersebut, perusahaan diduga membuang limbah cairnya.

WartaBromo.com yang mendapati perubahan warna itu sempat mengabadikan melalui kamera handphone. Dari depan SD Maarif, WartaBromo.com mengikuti saluran tersebut hingga ke Jalan Raya By Pass Pandaan yang memang tembus di belakang pabrik.

Pihak PT. Soedali sendiri menepis tudingan itu. Selain mengklain Instalasi Pengolah Air Limbah (IPAL) sudah sesuai ketentuan, ia menyebut rekaman video yang didapat WartaBromo.com sebagai gambar lama. Padahal, video tersebut direkam pada Jumat (6/12/2019). (trn/asd)