Hujan Seharian, Sejumlah Wilayah Pasuruan Terendam

1998
JADI SUNGAI: Jalan Raya depan Pasar Warungdowo yang berubah menjadi 'sungai' akibat hujan deras, Selasa (7/1/2020).

Pasuruan (WartaBromo.com) – Hujan deras yang melanda Pasuruan membuat sejumlah wilayah terendam. Ketinggian air pun beragam. Dari 10 hingga 30 sentimeter.

Di simpang empat Warungdowo air yang menggenangi jalan raya terlihat cukup parah. Ketinggian air yang diperkirakan mencapai 30 sentimeter memaksa kendaraan yang melintas berjalan melambat.

Genangan paling parah terlihat di sisi timur, tepat di depan pasar. Air yang menggenangi jalanan membuat akses jalan menuju Gondangwetan tak ubahnya menjadi sungai dadakan.

Kondisi drainase yang mampet ditambah curah hujan tinggi diduga menjadi penyebabnya. “Wes biasa Mas. Tiap hujan ya banjir begini,” terang Atim, tukang becak yang mangkal di Pasar Warungdowo.

Sementara itu, di Kota Pasuruan, dua lokasi dikabarkan digenangi air. Komplek perumahan Pesona Candi di Kelurahan Sekargadung kebanjiran diantaranya.

Selain Sekargadung, Kelurahan Bakalan, Kecamatan Bugul Kidul, juga tak luput dari genangan air. Banjir juga terjadi di Cangkringmalang, Kecamatan Beji dan Desa Toyaning, Kecamatan Rejoso.

Pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sendiri dalam situasi waspada. Apalagi, hujan yang terjadi di daerah hulu berpotensi menyebabkan banjir parah. (tof/asd)