Tak Tanggung-tanggung, 5 Motor Karyawan PLN Raib di Parkiran

1507

Leces (wartabromo.com) – Lima motor karyawan PLN Leces Kabupaten Probolinggo raib saat diparkir di halaman kantor. Pelaku merusak kawat berduri di belakang kantor yang terletak di Desa Kedawung, Kecamatan Leces itu.

“Ada warga yang melapor kepada kami, bahwa telah terjadi pencurian kendaraan bermotor (Curanmor). Lima motor sekaligus milik karyawan Gardu PLN Leces,” kata Kasat Reskrim Polres Probolinggo, AKP. Rizki Santoso, Selasa, 21 Januari 2020.

Sejatinya pencurian itu, menurut Kasat Reskrim terjadi pada Kamis, 16 Januari sekitar pukul 03.00 WIB. Namun, baru dilaporkan sekitar pukul 06.00 WIB ke Polsek Leces.

Peristiwa ini diketahui, oleh Satpam Gardu PLN Leces Zainuddin mengecek kendaraan di lokasi parkir. Pengecekan dilakukan Satpam, setelah warga yang mencari rumput, memberitahukan jika pagar kawat di belakang kantor Gardu PLN rusak.

Tak tanggung-tanggung, lima motor sekaligus didapati raib. Motor-motor yang dicuri itu milik petugas PLN yang menjadi operator gangguan listrik di Gardu PLN Leces.

Mereka yang jadi korban di antaranya Hendry Hastritanto (34) warga Desa Labruk Kidul, Kecamatan Sumberauko, Kabupaten Lumajang; Taufik Hidayat (30) warga Kota Pasuruan.

Korban lain ada juga bernama Aditya Fredi Irawan (20) warga Desa Mulyoagung, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang; serta Tri Ardiansyah (25), warga Kabupaten Situbondo; dan Fatmà Risa (25), warga Kabupaten Malang.

“Petugas kemudian mendatangi lokasi Desa Sumber Kedawung, Leces. Pagi itu, kami ke lokasi dan melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara). Sekarang masih tahap penyelidikan,” ujarnya.

Adapun motor yang digondol adalah Honda Vario N 3376 HHB milik Aditia Fredy Irawan. Honda Versa.N 5081 UV milik korban Hendry, Honda Vario P 2539 FW milik korban Tri Adiansyah.

Kemudian Honda Vario N 6837 KC milik korban Fatma Risa. Serta Honda CBR merah dengan nopol N 3165 WB milik korban Taufik.

“Pelaku masuk dengan merusak pagar kawat di areal PLN di lapis pertama. Lalu, masuk ke areal parkir dan mengambil lima motor dengan bergantian membawa ke luar lewat jalan semula,” terang perwira asal Kota Surabaya itu.

Dari catatan polisi, saat kejadian, pemilik motor tengah bekerja sebagai operator gangguan listrik, sehingga tak mengetahui motornya telah raib.

“Karena, berada di dalam gedung. Mereka kaget saat motornya hilang dicuri. Saya sendiri baru tahu setelah dikabari warga yang cari rumput,” tutur Zainuddin, Satpam PLN. (cho/saw)