Disambangi Kapolres, Kiai Nawawi Sambat Perkoro SIM

3620

Pasuruan (Wartabromo.com) – Pengasuh Pondok Pesantren Sidogiri, KH. Nawawi Abdul Jalil sambat terkait SIM. Pengurusan SIM dinilai berat hingga sulit lulus.

Keluhan itu disampaikan Kiai Nawawi, langsung kepada AKBP Dony Alexander, Kapolres Pasuruan Kota.

Ya, Pondok Pesantren Sidogiri Rabu (22/1/2020) siang tadi, disambangi AKBP Dony Alexander. Bersama jajaran perwira polisi lainnya, kedatangan Kapolres kali ini disebut untuk tingkatkan jalinan silaturahmi.

Kesempatan ini sepertinya dimanfaatkan Kiai Nawawi untuk menyampaikan unek-uneknya, yang barangkali cukup lama tertahan.
Kepada Kapolres, Sang Kiai “lapor”, selama ini santri Sidogiri kesulitan mengikuti ujian SIM, terutama saat praktik kendarai motor lintasi trek berkelok.

“Mohon dibantu santri kami, karena sering tidak lulus SIM,” tutur Kiai Nawawi.

Menurutnya, kesulitan dalam proses pembuatan SIM dapat membawa efek buruk. Salah satunya, munculnya stigma “daripada susah, mending lewat jalan pintas saja agar lebih mudah”.

Sebagaimana diketahui, stigma itu sudah menjadi rahasia umum bagi masyarakat. Jalan pintas berupa pemberian imbalan tertentu itu, terkesan menjadi pilihan, bilamana ingin segera mendapatkan SIM.

Sebelumnya, AKBP Dony Alexander mengungkapkan, pihaknya telah menyiapkan forcing clinic yang bisa dimanfaatkan masyarakat. Kegiatan ini dilakukan secara bertahap dan diperuntukkan bagi pemula.

“Kalau yang sudah lama bisa berkendara roda 2 dan roda 4, pasti bisa. Kalau pemula pasti berkali-kali tes belum bisa,” ujar AKBP Dony.

Selanjutnya, ia juga mengimbau kepada Kapolsek setempat untuk perkuat silaturahmi, terutama menampung keluhan masyarakat, terkait keamanan lingkungan, atau bahkan pengurusan SIM. (bel/ono)