Dibekali Modul, Pelajar Kota Pasuruan Belajar di Rumah secara Daring selama 2 Pekan

1016

Pasuruan (WartaBromo.com) – Sejak merebaknya virus corona (coronavirus disease/Covid-19), pelajar di Kota Pasuruan melakukan kegiatan belajar dari rumah. Pemkot menerapkan dua metode belajar, melalui offline dan online atau daring (dalam jaringan).

Pada Rabu (18/03/2020) pagi tadi, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Kota Pasuruan bersama Polres Pasuruan Kota menuju SDN Tembokrejo 2 membagikan modul belajar kepada siswa.

Kepala Dispendikbud Mualif Arif bersama Kapolres Pasuruan Kota AKBP Dony Alexander berkeliling ke dua rumah siswa di sekitar sekolah untuk memberikan modul belajar itu secara langsung.

Modul ini merupakan materi belajar alternatif selama kebijakan belajar di rumah berlangsung. Isinya mulai materi hingga tugas yang harus dikerjakan para siswa selama di rumah. Orang tua juga diharapkan bisa mengawasi kegiatan belajar anak di rumah.

Baca Juga :   Laka Rombongan TK di Purwodadi, Belasan Korban Dilaporkan Luka-luka

Mualif Arief -atau yang akrab disapa Ayik- menambahkan, selain modul, model pembelajaran lainnya melalui online atau daring. Beberapa aplikasi internet dimanfaatkan oleh guru untuk memberikan materi ataupun tugas kepada siswa

“Insyaallah efektif,” ujar Ayik.

Diketahui, sebelumnya Pemkot Pasuruan mengambil kebijakan, terhitung sejak Senin (16/03/2020) hingga Minggu (29/03/2020), seluruh pelajar di Kota Pasuruan diimbau untuk belajar di rumah.

Pemkot juga menyarankan selama 14 hari belajar di rumah, siswa tidak bepergian ke luar kota terlebih dahulu. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi penyebaran virus corona atau Covid-19. (tof/ono)