KSOP Probolinggo Karantina ABK Asal Kepri

616

Mayangan (wartabromo.com) – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjung Tembaga Probolinggo, mengkarantina 10 ABK kapal pencari ikan, asal Kepulauan Riau (Kepri). Langkah itu dilakukan sebagai antisipasi penyebaran covid-19.

Sebelumya, 10 ABK itu rencananya akan membuat surat pelaut, di KSOP Probolinggo. Mereka datang pada 19 Maret lalu ke klinik KKP Kelas II Probolinggo. Berdasarkan hasil pemeriksaan, dua ABK mengeluh flu, batuk dan sesak nafas. Disertai suhu tubuh tinggi, di atas 38 derajat celcius.

Sementara empat ABK lainnya, mengalami panas tinggi. Antara 37 sampai 39 derajat celcius.

“Dua ABK itu kemudian kami rujuk ke RSUD Dr. Saleh. Namun hasil pemeriksaannya tidak mengarah ke infeksi Covid-19,” kata Kepala Klinik KKP Kelas II Probolinggo, Budiono, Senin (23/3/2020).

Melihat situasi kasus covid-19 di Jawa Timur, serta riwayat perjalanan ABK, pihak KSOP, KKP dan Kamladu memutuskan untuk menunda keberangkatan kapal pencari ikan itu.

“Serta kami rekomendasikan karantina mandiri, di kapal mereka. Sampai masa inkubasi virus selesai,” terang Kepala KSOP Probolinggo, Kapten Subuh.

Dari tanggal kedatangan, sampai saat ini, seluruh ABK dipastikan kesehatannya. Tim medis khusus yang dikerahkan, mencatat seluruh ABK terus membaik dan tidak menunjukkan tanda-tanda infeksi akibat covid-19.

Setelah dipastikan negatif corona, seluruh ABK ini diperbolehkan melanjutkan perjalanan. Yakni menangkap ikan di lautan Indonesia. (lai/saw)