Atasi Covid-19, Pemkot Pasuruan Mulai Realokasi Anggaran

1012
Bahrul Ulum, Sekretaris Daerah Kota Pasuruan.

Pasuruan (WartaBromo.com) – Pemkot Pasuruan mulai menghitung anggaran penanganan wabah Covid-19. Langkah yang dilakukan Pemkot adalah dengan melakukan realokasi anggaran dan refocusing kegiatan.

Pada Jumat (03/04/2020) kemarin, sejumlah pejabat di lingkungan Pemkot mengikuti telekonferensi dengan Kemendagri. Pemerintah daerah diminta Kemendagri supaya melakukan refocusing kegiatan dan realokasi anggaran.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pasuruan Bahrul Ulum mengatakan hal itu dilakukan agar anggaran daerah bisa lebih optimal dalam melawan wabah Covid-19.

Saat ini, kata Bahrul, Pemkot masih dalam proses melakukan inventarisasi kegiatan dan beberapa hal lainnya yang memungkinkan untuk dilakukan pergeseran anggaran. Ia juga masih belum bisa menyebut seberapa besar anggaran yang disiapkan Pemkot.

“Ini masih diinventarisasi. Jadi belum tuntas,” ujar Bahrul.

Sementara itu, sebelumnya Ketua Fraksi HNP DPRD Kota Pasuruan Abdul Ghofur mendorong agar Pemkot segera melakukan tindakan untuk antisipasi dampak sosial ekonomi wabah Covid-19.

Ia menyinggung kondisi ekonomi Kota Pasuruan yang mulai lesu sebagai imbas dari imbauan physical distancing dari pemerintah. Yang dikhawatirkan, kondisi ini berlanjut hingga bulan Ramadan.

Nasib penduduk miskin di Kota Pasuruan yang menurut Ghofur berjumlah 21 ribu KK perlu mendapat perhatian. Pasalnya, dari jumlah itu, yang ter-cover PKH masih 4.700 jiwa.

Untuk yang tidak ter-cover PKH tersebut, Ghofur mengusulkan Pemkot bisa memberikan bantuan langsung, salah satunya bisa berupa paket sembako. Dengan adanya bantuan tersebut, diharapkan dapat meringankan beban masyarakat miskin menjelang bulan Ramadan.

“Harapan kami bantuan ini bisa diterima sebelum Ramadan, sehingga mereka (masyarakat miskin) ini tenang menghadapi puasa. Sudah ada yang ditanak dan dimasak,” kata Ghofur. (tof/ono)