Warga Puspo Terjangkiti, Data Pasien Positif Covid-19 jadi 11 Orang

2994
Jubir Satgas Covid-19 Kabupaten Pasuruan Anang Saiful Wijaya.

Pasuruan (wartabromo.com) – Seorang pasien dinyatakan positif Covid-19. Sehingga sampai dengan Sabtu (18/04/2020) sore, ada 11 pasien positif Covid-19 di Kabupaten Pasuruan.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Anang Saiful Wijaya mengatakan, satu pasien ini adalah perempuan (40), warga Kecamatan Puspo. Ia diketahui punya kontak erat dengan pasien RSUD Bangil yang berstatus positif Covid-19, yang juga berasal dari Puspo. Pasien pertama asal Puspo tersebut diketahui positif (swab test) per 10 April 2020 lalu.

“Hari ini ada satu lagi warga Kabupaten Pasuruan berstatus Covid-19. Dia perempuan 40 tahun, dan punya kontak erat dengan pasien yang juga dari Puspo dan berstatus Covid-19 lebih dulu,” terang Anang dalam keterangan pers di Posko Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Pasuruan.

Dijelaskannya, status positif Covid-19 pada perempuan tersebut adalah berdasarkan hasil swab yang keluar hari ini. Pastinya pasien kedua asal Puspo ini sudah masuk RSUD Bangil sejak 10 April 2020. Tepatnya setelah dinas kesehatan dan Puskesmas Puspo melakukan tracing dan tracking terhadap riwayat kontak dan perjalanan dari pasien Puspo yang dinyatakan positif sebelumnya.

Kata Anang, meskipun positif Covid-19, tapi pasien perempuan ini dalam kondisi stabil dan tanpa gejala.
“Pasien ini stabil kondisinya. Sampai hari ini terus dipantau, obat dan vitamin juga telah diberikan, begitu pula asupan gizi juga sangat diperhatikan,” jelasnya.

Untuk diketahui, 11 pasien positif itu, selain 2 warga Puspo, juga masing-masing satu orang tersebar di sejumlah kecamatan, di antaranya dari Bangil, Beji, hingga Kecamatan Gempol. Selain kecamatan itu, disebutkan juga masing-masing satu orang asal Kraton, Lumbang, Prigen, Purwodadi, dan Kecamatan Rembang.

Selain positif Covid-19, Satgas juga mencatat 1 PDP (pasien dalam pengawasan), sehingga jumlahnya dari 36 orang sebelumnya menjadi 37 orang.

PDP baru tersebut merupakan perempuan (47), warga Kecamatan Gempol yang datang ke RSUD Bangil pada siang tadi, dengan keluhan nyeri, mual, batuk disertai sesak napas.

“Kebetulan ada Comorbit atau penyakit penyerta yang dibawa oleh warga Gempol ini. Dia mengeluh nyeri, mual, dan batuk selama dua minggu, dan beberapa hari sesak napas. Tapi, ternyata pasien ini punya kencing manis, dan datang ke RSUD Bangil,” terangnya.

Anang menjelaskan, dari 37 pasien PDP, sebanyak 26 orang sudah sembuh dan meninggalkan rumah sakit setelah dinyatakan negatif (swab test). Sedangkan 10 PDP sampai kini masih dirawat di RSUD Bangil.

Di sisi lain, jumlah ODP (orang dalam pemantauan) hingga Sabtu sore juga terdapat 2 orang lagi, sehingga menjadi 157 orang setelah kemarin dicatat 155 orang.

Daftar tambahan 2 ODP tersebut berasal dari Kecamatan Gempol yang merupakan hasil tracing dan tracking petugas dinas kesehatan dan Puskesmas. (mil/ono)