PCNU Bangil Keluarkan Panduan Ibadah Bulan Ramadan dan Syawal

2948

Bangil (Wartabromo.com) – Penyebaran wabah Covid-19 banyak membingungkan para jamaah. Termasuk warga nahdliyin. Menyikapi hal tersebut, Minggu (19/4), para pengurus PCNU Bangil membuat edaran. Sekaligus panduan praktis buat seluruh jemaahnya hingga tingkat ranting.

Rapat dihadiri seluruh pengurus harian Tanfidziyah, Syuriyah, lembaga, banom serta ketua MWC NU se Cabang Bangil. Rapat digelar di Graha PCNU Bangil di daerah Kenep, Beji. “Kita menyeru agar setiap orang Islam, khususnya Jamiyah Nahdiyin bisa melaksanakan syariat agama sesuai dengan tata cara yang telah diatur dalam syariat. Baik mengenai azimah atau hukum semula maupun rukhsah atau keringanan,” tegas HM Sobri Sutroyono, Ketua Tanfidziyah PCNU Bangil saat memimpin rapat.

Baca Juga :   Kabupaten Probolinggo Rilis Seorang Warga Berstatus PDP
SATGAS: Ketua Satgas PCNU Bangil, Suwaji Anwar (pegang mikrofon) meminta respons Ketua DPRD yang juga Wakil Ketua Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan, Sudiono Fauzan.

Termasuk saat pelaksanaan di bulan ramadan dan syawal, PCNU Bangil meminta semua pihak selalu berkoordinasi dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan. Termasuk dalam hal mengantisipasi pencegahan dan penanganan Covid-19 yang berkaitan dengan pelaksanaan ibadah ramadan dan syawal yang melibatkan banyak orang. “Kita harus patuhi protokol atau Standar Operasional Prosedur (SOP) pencegahan dan penanganan Covid-19 yang ditetapkan pemerintah. Dan selalu berkonsultasi dengan para ulama, kiai, syuriah NU sesuai dengan tingkatan kepengurusan masing-masing,” tegasnya.

PENYERAHAN SERTIFIKAT: Mantan Ketua Tanfidz PCNU Bangil, KH Najib Syafii (kanan) menyerahkan dua sertifikat tanah milik perkumpulan Nahdlatul Ulama yang diterima Rois Syuriyah PCNU Bangil, KH Abdurrohim.

Dalam kesempatan itu hadir beberapa kiai. Seperti KH Abdurrohim sebagai Rois Syuriyah, lalu KH Ahmad Rifai, KH Moh Rofi`i, KH Najib Syafi`i dan KH Abdul Ghofur. Hadir pula, Ketua PC Muslimat NU Bangil Hj Anisah Syakur yang juga anggota Komisi VIII DPR RI. Ketua DPRD Sudiono Fauzan dan Ketua GP Ansor yang juga anggota F-PKB DPRD, Saad Muafi.

Baca Juga :   Kasus Positif Covid-19 Meningkat, Bupati Probolinggo Batalkan Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka

Sebelumnya, Ketua Satgas PCNU Bangil, Suwaji Anwar menjelaskan soal positioning satgas di tingkat cabang. Menurutnya, satgas cabang NU Bangil lebih banyak sebagai administrasi dan manajemen. Sedangkan, pelaksanaan di lapangan akan diarahkan ke MWC hingga ranting, termasuk dengan bantuan lembaga dan badan otonom lainnya. “Satgas PCNU Bangil sudah menerima bantuan atau donasi dari beberapa sumber. Dan masih kita harapkan bisa bertambah banyak lagi,” harapnya.

KOMPAK: Suasana pertemuan rapat PCNU Bangil bersama lembaga dan badan otomon menyikapi perkembangan Covid-19 dan bagaimana jamaah tetap bisa beribadah di bulan suci Ramadan dan Syawal.

Anisah Syakur berharap satgas PCNU Bangil bisa berkoordinasi dengan pihak pemerintah daerah. Karena pemerintah pusat (Kemensos) bakal menyalurkan bantuan kepada sekitar 7 juta orang. Dan bantuan itu diserahkan ke pemerintah daerah.

“Kami berharap satgas NU Bangil juga bisa mendata orang yang kehilangan pekerjaan. Ada bantuan sembako, bantuan langsung tunai (BLT) dari pusat. Jangan sampai ini hanya mandek di pemerintah daerah. Bantuan ini harus sampai ke masyarakat,” tegas Anisah yang disambut tepuk tangan peserta rapat.

Baca Juga :   Hoaks Jenazah Dicongkel Matanya
VIDEO IMBAUAN: Para pengurus PCNU Bangil memvideo imbauan dan panduan praktis kepada jamaah Nahdliyin saat beribadah di bulan Ramadan dan Syawal.