Ayah Bayi Positif Covid-19 Prihatin Data Anaknya Tersebar di Medsos

1578

Kraksaan (wartabromo.com) – Ayah bayi positif Covid-19 asal  Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo gundah. Sebab data anak dan keluarganya tersebar di media sosial (medsos).

Info itu tersebar di pesan WhatsApp, sejak anaknya terkonfirmasi positif corona dan diumumkan pada Minggu malam, 26 April 2020. “Tentu kami prihatin dengan kabar itu. Kabarnya lagi ini Mas masuk ke WA (WhatsApp, red). Lengkap nama dan orang tua yang mengantarkan,” kata Nanang (nama disamarkan), ayah bayi positif Covid-19, Senin (27/4/2020).

Bahkan ada yang menyebar kabar bahwa anaknya meninggal dunia karena Covid-19.

“Terus ada yang bilang lagi kalau anak saya meninggal. Sekarang banyak yang pegang ini (data pasien dan orang tua, red) di WA, Mas,” lanjut pria berusia 41 tahun itu.

Baca Juga :   Smart SIM Tersedia di Pasuruan, Begini Syarat Mendapatkannya

Ia pun mengaku bingung menghadapi situasi seperti itu. Karena data identitas anak dan keluarganya serta informasi hoax anaknya dikabarkan meninggal dunia, telah beredar luas di masyarakat.

“Alhamdulillah, anak saya sudah sehat kata dokter,” ujarnya.
Nanang bercerita jika anaknya telah mengalami sakit sesak napas sejak usia 4 bulan. Sekitar 7 kali anaknya itu dirawat di rumah sakit. Namun, baru kali ini yang dinyatakan positif corona.

Nanang dan keluarganya berharap masyarakat tidak menyebarkan ulang informasi terkait anak dan keluarganya. Ia juga meminta bantuan untuk meluruskan informasi hoax tentang anaknya yang dikabarkan meninggal dunia.

“Kami mohon kepada masyarakat agar identitas anak dan keluarga saya, tidak disebarkan secara luas di media sosial,” tandas Nanang. (cho/saw)

Baca Juga :   Bapak Ibu, Begini Skenario Uji Coba Sekolah Tatap Muka di Kota Pasuruan

.

.

.

.

.

.

.