Masjid Agung Ar-Raudlah Tak Gelar Salat Idul Fitri

786

Kraksaan (wartabromo.com) – Berkembangnya jumlah pasien positif Covid-19 di Kabupaten Probolinggo membuat Masjid Agung Ar-Raudlah Kraksaan tak menggelar salat Idul Fitri 1 Syawal 1441 H. Bahkan Salat Jumat yang rutin digelar pun diputuskan sama.

“Pertimbangannya karena Covid-19 dan orang reaktif semakin meningkat sesuai informasi dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo. Karena pertimbangan itulah, akhirnya kami membuat keputusan tersebut,” ujar Ketua Yayasan Masjid Agung Ar-Raudlah Kota Kraksaan, Muhammad Zubaidi, pada Jumat, 22 Mei 2020.

Keputusan itu, kata Zubaidi, sudah dipertimbangkan matang-matang melalui musyawarah pengurus takmir dan Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Probolinggo Percepatan Penanganan pada Rabu, 20 Mei. Faktornya antara lain, Kecamatan Kraksaan sudah masuk dalam zona dengan 11 pasien positif. Kemudian, posisi masjid berada di jalur utama Pantura, yang dimungkinkan banyak berinteraksi dengan orang luar.

“Ini salah satu ikhtiar untuk mencegah, memutus, dan mempersempit penyebaran virus corona. Karena saat ini, penularannya kian nyata dengan orang tanpa gejala (OTG),” kata mantan Ketua KPU Kabupaten Probolinggo itu.

Berkaitan dengan hal tersebut, takmir masjid membuat pengumuman di sekitar masjid. Juga memberikan sosialisasi kepada para jemaah terkait peniadaan tersebut, melalui imam salat 5 waktu. Serta melalui Diskominfo Kabupaten Probolinggo.

“Melalui Dinas Kominfo nanti akan menyampaikan woro-woro kepada masyarakat tentang Masjid Agung Ar-Raudlah tidak akan melaksanakan Salat Jumat dan Salat Idul Fitri,” tandas warga Kelurahan Patokan tersebut.

Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo, dr. Anang Budi Yoelijanto mengakui jika kebijakan Takmir Masjid Agung Ar-Raudlah berdasarkan hasil rapat bersama. “Hal ini untuk mendukung upaya pencegahan penyebaran dan memutus mata rantai penularan Covid-19 di Kabupaten Probolinggo,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat ini. (cho/saw)